Sebuah kasus yang diduga kuat sebagai child grooming menyita perhatian publik di Bogor. Korban adalah seorang gadis berusia 13 tahun, Suci Triana, yang dilaporkan hilang sejak Sabtu lalu. Sudah lima hari berlalu, dan kepergiannya meninggalkan kecemasan mendalam bagi keluarganya.
Kekhawatiran utama mereka? Suci diduga dibawa kabur oleh seorang pria dewasa. Dugaan ini muncul karena gadis itu sebelumnya dikabarkan berkenalan dengan pria tersebut melalui aplikasi TikTok.
Menurut keterangan yang beredar dari akun aktivis Ronald Sinaga alias Bro Ron, kronologinya begini. Keluarga menyebut Suci pergi bersama pria berusia sekitar 25 hingga 30 tahun. Mereka pergi ke suatu tempat yang sama sekali tidak diketahui oleh orang tuanya.
Begitu tulis anak majikan keluarga Suci dalam unggahan viral itu.
Sebelum benar-benar hilang tanpa jejak, kamera CCTV sempat merekam momen terakhir Suci terlihat. Rekaman itu menunjukkan gadis itu berada di sebuah bangunan pada Sabtu siang, tepatnya sekitar pukul 14.26 WIB. Ia sempat keluar, menunggu sebentar, lalu berjalan kembali ke dalam bangunan itu bersama seorang pria.
Pria yang mengenakan hoodie itu terlihat mengeluarkan kartu dan memberikannya kepada seseorang di depannya. Setelah momen singkat itu, Suci dan pria tersebut pun menghilang dari pandangan kamera. Sejak saat itu, tidak ada kabar lagi tentang keberadaannya.
Hingga berita ini diturunkan, Suci masih belum ditemukan. Upaya pelacakan pun dilakukan. Keluarga mengaku telah meminta bantuan polisi untuk melacak ponsel milik Suci. Hasilnya? Posisi terakhir ponsel itu berada di wilayah Jawa Tengah, tepatnya di Banjarnegara.
Ini tentu saja menambah kecemasan. Jarak yang jauh antara Bogor dan Banjarnegara membuat pencarian menjadi semakin rumit.
Artikel Terkait
Prabowo Perkuat Fokus LPDP ke Bidang Sains dan Teknologi
Rocky Gerung Soroti Alasan Fufufafa Tak Boleh Hanya Dilupakan
Dr. GT Ng Soroti Keunikan Pemilu: Dari Somalia yang Lambat hingga Fenomena Hasil Sudah Diketahui di Indonesia
Kakeh Kardan Hilang di Hutan Pekuncen, Pencarian Dihadang Tebing dan Hujan