Prabowo Undang Rektor dan Guru Besar, Bahas Strategi Pendidikan Hadapi Gejolak Global

- Kamis, 15 Januari 2026 | 13:50 WIB
Prabowo Undang Rektor dan Guru Besar, Bahas Strategi Pendidikan Hadapi Gejolak Global

Prabowo Panggil Rektor dan Guru Besar ke Istana, Ada Apa?

Istana Kepresidenan Jakarta ramai oleh para akademisi. Ratusan rektor dan guru besar dari PTN dan PTS memenuhi undangan Presiden Prabowo Subianto dalam sebuah pertemuan yang digelar Kamis lalu. Bukan sekadar acara seremonial biasa, pertemuan ini dinilai banyak pihak sebagai sinyal kuat. Tampaknya, pemerintah benar-benar serius menjadikan pendidikan tinggi sebagai fondasi utama untuk menjawab tantangan zaman.

Menurut pengamat intelijen dan geopolitik Amir Hamzah, acara ini punya bobot strategis yang dalam. “Ini menunjukkan komitmen Presiden Prabowo terhadap pendidikan,” ujarnya.

“Kampus tidak hanya diposisikan sebagai menara gading, tetapi sebagai mitra strategis negara dalam membaca situasi global dan menyiapkan masa depan bangsa,” tambah Amir saat berbincang dengan wartawan.

Pertemuan itu sendiri berlangsung cukup intens. Dari pantauan, Prabowo tak cuma bicara soal kurikulum atau anggaran. Ia secara khusus menyinggung kondisi geopolitik dunia yang dinilainya kian rumit dan penuh ketidakpastian. Beberapa kawasan panas seperti Timur Tengah, Venezuela di Amerika Latin, hingga dinamika di Afrika turut menjadi bahan diskusi.

“Presiden membahas situasi global seperti Iran, Venezuela, hingga isu Somaliland yang berdampak pada Somalia,” kata Amir.

Menurutnya, hal ini menunjukkan pemahaman bahwa konflik di belahan dunia lain punya implikasi nyata bagi Indonesia, mulai dari ekonomi, keamanan, sampai tentunya arah pendidikan nasional.


Halaman:

Komentar