Debut singkat Dion Markx di laga Persib kontra Persita akhir pekan lalu rupanya punya cerita. Bojan Hodak, sang pelatih, sengaja memberi pemain anyarnya itu beberapa menit terakhir. Bukan tanpa alasan. Di tengah padatnya jadwal, Hodak butuh pemain yang siap tempur, dan Dion dinilai mampu mengisi tiga posisi berbeda.
“Dia mulai bersama kami, saya memberinya beberapa menit karena kami perlu memiliki pemain yang siap. Dia bisa memainkan tiga posisi,” ujar Hodak, seperti dikutip dari laman resmi klub.
Menurutnya, momen debut itu sangat krusial bagi adaptasi Dion. Pemain yang sebelumnya membela TOP Oss di Belanda itu baru pertama kali merasakan atmosfer langsung sepak bola Indonesia. Tantangannya jelas: perbedaan latar belakang kompetisi yang signifikan.
Dan karena tak ada jadwal uji coba, laga resmi jadi satu-satunya sarana bagi Dion untuk merasakan denyut liga lokal. “Yang paling penting adalah dia berasal dari negara dan liga yang berbeda. Dia perlu merasakan sedikit bagaimana liga kami dan bagaimana pertandingannya. Kami tidak memiliki pertandingan persahabatan sekarang, jadi hari ini adalah kesempatannya,” papar pelatih asal Kroasia itu.
Di sisi lain, keputusan itu juga bagian dari strategi rotasi. Hodak tak cuma memainkan Dion. Robi Darwis, salah satu pemain muda, juga mendapat kesempatan masuk di menit-menit akhir. Ini sinyal jelas bahwa Hodak ingin punya opsi cadangan yang solid.
“Jadi hari ini adalah kesempatan, dia masuk, Robi juga masuk, pemain muda, karena jika ada yang absen, mereka perlu bermain. Jadi itulah alasannya,” tegas Hodak.
“Dan saya katakan kami memiliki banyak pertandingan, jadi kami perlu sedikit melakukan rotasi. Ini penting bagi kami. Tahun ini kami memiliki Nazril yang bermain, kami memiliki Robi yang bermain, kami memiliki Kakang yang bermain, kami memiliki Fitrah yang bermain satu pertandingan. Jadi mereka semua menunjukkan bahwa di masa depan kami dapat mengandalkan mereka,” tambahnya.
Kemenangan 1-0 atas Persita, yang dicetak Andrew Jung di menit ke-50, tentu jadi hasil utama. Tapi di balik itu, ada proses jangka panjang yang sedang dijalani. Tiga poin ini mengokohkan posisi Persib di puncak klasemen dengan 50 poin.
Tim besutan Hodak itu unggul tiga poin dari Persija Jakarta di peringkat kedua, meski sang rival punya satu laga lebih banyak. Keunggulan juga terjaga atas Borneo FC di posisi ketiga, yang di hari sama harus mengakui keunggulan Dewa United. Peta persaingan di puncak masih ketat, tapi setidaknya untuk pekan ini, Pangeran Biru berhasil menjaga jarak.
Artikel Terkait
U.S. Commercial Service Buka Pendaftaran Kompetisi Pitching untuk Startup Indonesia ke Pasar AS
Iran Ancam Balas Setiap Serangan AS, Bahkan yang Terbatas
Satgas Jateng Pantau Harga Sembako di Pasar Tradisional Jelang Idul Fitri
Analis: Kebijakan AS dan Ambisi Israel Perbesar Potensi Konflik Langsung dengan Iran