Dari Iseng Jadi Laris, Gerobak Cuanki Mini Mang Den Raup Ratusan Ribu Sehari

- Rabu, 14 Januari 2026 | 23:36 WIB
Dari Iseng Jadi Laris, Gerobak Cuanki Mini Mang Den Raup Ratusan Ribu Sehari

Rezeki itu memang sering datang dari tempat yang tak terduga. Ambil contoh gerobak cuanki mini yang belakangan viral di media sosial itu. Deden Mahfud Aliyudin, atau yang akrab disapa Mang Den, sama sekali tak menduga kalau ide isengnya itu malah jadi sumber penghasilan yang lumayan.

Di rumahnya yang sederhana di Bojong Koneng, Padalarang, pria 43 tahun itu bercerita. Rupanya, dia memang punya hobi membuat miniatur dan konten kreatif. Dari sanalah semuanya berawal.

“Saya suka bikin-bikin gitu, ya, bikin konten miniatur. Awalnya cuma iseng bikin gerobak mini,” ucap Mang Den.

Tiga minggu lalu, dia coba bawa gerobak mungilnya itu keluar. Tujuannya sederhana: menghibur anak-anak yang main di sekitar rumah. Tapi siapa sangka, yang terjadi justru lain. Warga sekitar malah penasaran dan akhirnya mau membeli.

“Awalnya iseng bawa main anak-anak, tapi lama-lama pada beli beneran. Akhirnya jadi dagang beneran,” katanya sambil tersenyum.

Jangan salah, meski kecil-kecil, cuankinya benar-benar bisa dimakan, lho. Gerobak dan kursi-kursi mini itu hasil karyanya sendiri. Untuk isiannya, dia beli yang biasa lalu dipotong kecil-kecil biar pas dengan ukuran miniatur. Rasanya? Tetap cuanki yang kita kenal.

Kini, Mang Den rutin berkeliling di sekitar Padalarang, tak jarang sampai ke kawasan KCIC. Omzetnya ternyata nggak main-main.

“Sehari dapat sekitar Rp 100 ribu sampai Rp 150 ribu,” ungkapnya.

Tapi, ya, ada saja tantangannya. Hasil jualan sangat bergantung pada cuaca. Kalau hujan, pembeli bisa sepi. Sebaliknya, di hari cerah, dagangannya sering ludes bahkan sebelum waktunya pulang. Bahan pun kadang kurang.

Reaksi orang-orang pun beragam. Banyak yang awalnya mengira ini cuma lelucon atau konten untuk media sosial belaka. Nyatanya, antusiasme masyarakat justru tinggi. Bahkan, antrean kerap terjadi.

“Bahkan ada yang berani bayar Rp 10 ribu sampai Rp 20 ribu hanya supaya duluan dilayanin. Saking banyak yang berminat,” ceritanya sambil tertawa geli.

Jadi, dari sekadar ide iseng di rumah, usaha cuanki mini Mang Den telah menjelma menjadi mata pencaharian yang serius. Cerita ini membuktikan satu hal: kreativitas, kalau dijalani dengan konsisten dan sepenuh hati, bisa membuka pintu rezeki dari arah mana saja. Bahkan dari sebuah gerobak yang muat di genggaman tangan.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar