Fenomena Orang Minang di Lingkar Jokowi: Dari Relawan Rejo hingga Kasus Ijazah
Entah harus bangga atau justru malu, tapi faktanya orang-orang Minang belakangan ini terlihat begitu menonjol di sekeliling Jokowi. Ambil contoh Darmizal dan Muhammad Rahmad. Mereka berdua adalah Ketum dan Sekjen Rejo, alias Relawan Jokowi. Nah, mereka ini ikut serta dalam pertemuan yang digelar Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis dengan Jokowi di Solo. Pertemuan itu, seperti yang kita tahu, akhirnya ricuh.
Menurut sejumlah saksi, keduanya bisa disebut sebagai inisiator acara tersebut. M. Rahmad terlihat jelas dalam video saat Eggi Sudjana menandatangani sebuah buku yang rencananya mau dititipkan untuk Jokowi. Awalnya dikira lokasinya di rumah Jokowi, eh ternyata itu di kediaman Eggi di Bogor. Rahmad memang proaktif, dia yang mendatangi Eggi Sudjana ke Bogor.
Darmizal sendiri berasal dari Kabupaten Solok, sementara Rahmad dari Limapuluh Kota. Latar belakang mereka mirip: pernah sama-sama di Partai Demokrat dan tercatat bersama Moeldoko dalam upaya mengambil alih partai tersebut. Soal perjalanan politik, Rahmad pernah maju sebagai caleg DPR RI dan juga Bupati di kampung halamannya, sayangnya tak terpilih. Ia gagal meyakinkan pemilih, mirip dengan Jokowi yang juga kurang mendapat sambutan suara di Sumatra Barat.
Di sisi lain, ada lagi nama yang mencuat: Budhius M Piliang. Akunnya dilaporkan Partai Demokrat ke Polda Metro Jaya terkait tuduhan bahwa partai tersebut dan SBY berada di balik Roy Suryo. Dari namanya saja sudah jelas, Budhius M Piliang adalah orang Minang. Piliang itu nama suku yang ada di Minangkabau, terutama di wilayah Tanah Datar dan Agam. Dia dikenal sebagai pendukung Jokowi yang cukup fanatik.
Artikel Terkait
Tito Karnavian Pasang Tiga Pejabat Baru, Tekankan Kecepatan Eksekusi
FPI Serukan Hapus Konten, Pandji Pragiwaksono Dituding Hina Ibadah Salat dalam Mens Rea
Jenazah Pendaki Muda Terkatung di Lereng Slamet, Cuaca Buruk Tunda Evakuasi
Telepon dari Tengah Ombak Selamatkan Dua Nelayan Kolaka Utara