Minang di Sekitar Istana: Dari Relawan Hingga Pembelaan di Tengah Kontroversi

- Rabu, 14 Januari 2026 | 20:00 WIB
Minang di Sekitar Istana: Dari Relawan Hingga Pembelaan di Tengah Kontroversi

Yang membantu Budhius M Piliang menghadapi laporan Partai Demokrat itu adalah Ade Armando. Dia juga orang Minang, lho. Kedua orang tuanya perantau yang sudah lama merantau, bahkan sampai ke luar negeri. Ade Armando punya pendapat keras. Ia menganggap pelaporan itu justru membuktikan keterlibatan Partai Demokrat di balik kasus ijazah Jokowi yang diusung Roy Suryo. Intinya, sesama orang Minang sedang membela saudaranya sendiri.

Belum selesai di situ. Masih ada nama Hasan Nasbi, mantan Kepala PCO yang baru saja dicopot. Setelah dicopot, dia langsung merapat ke rumah Jokowi. Lelaki asal Bukittinggi ini memang dikenal sebagai pembela Jokowi yang tak tanggung-tanggung. Kuat dan tajam. Dan jangan lupakan Elida Netti, pengacara Eggi Sudjana yang sedang naik daun. Dia asli Bengkalis, tapi orang tuanya berasal dari Minangkabau yang merantau ke sana.

Memang menarik mengamati orang-orang Minang di lingkar Jokowi ini. Soalnya, di tanah Minang sendiri di Sumatra Barat hal-hal yang berbau dukungan untuk Jokowi dalam kontestasi politik kurang mendapat simpati. Namun begitu, pembelaan mereka terhadap Jokowi di tingkat nasional sama sekali tidak berkurang.

Seorang kawan yang sering jadi lawan debat saya di PadangTV pernah curhat. Katanya, membela Jokowi di Sumatra Barat itu merugikan dirinya secara sosial. Tapi apa mau dikata. Dia tetap yakin dengan apa yang diperjuangkannya, meski kadang keraguan itu tetap ada. Ya, begitulah.

Penulis Erizal
Pemilik Akun YouTube Komentar Erizal


Halaman:

Komentar