JAKARTA – Yayasan Bill & Melinda Gates baru saja mengumumkan sebuah nama besar untuk duduk di dewan direksinya. Tak lain adalah Sri Mulyani Indrawati, mantan Menteri Keuangan Indonesia yang namanya sudah dikenal luas di panggung ekonomi global. Pengangkatan ini menandai babak baru bagi lembaga filantropi raksasa itu.
Dalam pernyataan resminya, yayasan menggambarkan Sri Mulyani sebagai ekonom yang sangat dihormati. Pengalamannya yang panjang dalam memimpin reformasi di lembaga-lembaga keuangan internasional dinilai sebagai aset berharga.
CEO Gates Foundation sekaligus anggota dewan, Mark Suzman, tak ragu menyebut kontribusi yang diharapkan.
“Kepemimpinannya akan membantu memastikan sumber daya kami terus dimanfaatkan untuk memperluas peluang,” ujar Suzman.
“Juga untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, serta meningkatkan hasil bagi komunitas di seluruh dunia,” imbuhnya.
Menurut sejumlah pengamat, Sri Mulyani bergabung di saat yang tepat. Tahun lalu, Bill Gates sendiri menyatakan komitmen yayasannya akan difokuskan pada tiga tujuan ambisius: mencegah kematian ibu dan bayi, memberantas penyakit menular mematikan untuk generasi mendatang, dan mengentaskan jutaan orang dari kemiskinan. Momennya memang krusial.
Artikel Terkait
Politisi PDIP Kritik Nepotisme, Nilai Gugatan Larangan Keluarga Presiden Maju Pilpres Lemah
Rekomendasi Tempat Buka Puasa di Jakarta untuk Ramadan 2026
Kemlu Ungkap 4.882 WNI di Kamboja Ingin Pulang, Mayoritas Bekerja di Sektor Online Scam
Kemenkes Waspadai 8.224 Kasus Suspek Campak hingga Pekan Ketujuh 2026