Dika Restu Wibowo, pemuda 21 tahun yang akrab disapa 'Bang Jago', kini diamankan polisi. Ia diduga menjadi pelaku pemukulan yang merenggut nyawa seorang lansia di sebuah minimarket Cibiru. Korban, seorang lansia berinisial AD, bukan hanya warga sekitar tapi juga bertugas menjaga keamanan tempat itu.
Menurut Kapolsek Panyileukan, AKP Bambang Haryono, motifnya terlihat sepele: tersinggung. Pelaku kesal saat ditegur oleh sang lansia.
Ceritanya begini. Malam itu Dika datang ke minimarket untuk belanja. Gerak-geriknya dari awal sudah mencurigakan. Saat tiba di kasir untuk membayar, ternyata uangnya tak cukup. Hal itu memicu perdebatan sengit dengan petugas kasir.
"Pelaku datang ke minimarket untuk beli barang, pelaku ini langsung ambil-ambil barang aja. Ternyata pas mau bayar uang dia nggak cukup jadilah keributan dengan kasir," ujar Bambang.
"Korban datang untuk melerai keributan, tapi ternyata pelaku tersinggung kemudian memukul korban," imbuhnya.
Nah, di titik inilah situasi jadi runyam. Dika disebut-sebut sedang tidak sadar penuh, mungkin mabuk. Dalam kondisi itu, emosinya meledak. Tanpa kendali, ia menghajar korban tepat di wajah. Hantaman itu begitu keras hingga sang lansia terjungkal dan kepalanya menghantam aspal.
Korban sempat dilarikan ke rumah sakit. Sayangnya, luka yang diderita terlalu parah. Usaha dokter tak bisa menyelamatkannya, dan AD menghembuskan napas terakhir.
Kini, Dika telah resmi ditetapkan sebagai tersangka dengan jerat awal Pasal 466 KUHP. Namun, polisi menyatakan ini belum final.
"Tapi seiring perkembangan korban meninggal dunia, berdasarkan perkembangan tersebut pasalnya akan kita tingkatkan ke pasal penganiayaan berat, jadi hukumannya lebih berat dari yang Pasal 466," kata Bambang.
Artinya, ancaman hukuman buat 'Bang Jago' bisa jadi jauh lebih berat. Polisi masih membuka kemungkinan untuk menambahkan pasal lain seiring penyelidikan.
Artikel Terkait
Bayern Munich Balas Gol Cepat Stuttgart dengan Amukan Tiga Gol
Menantu Tewaskan Mertua dengan Golok di Lampung Selatan
Rabiot Pecah Kebuntuan, AC Milan Bungkam Verona 1-0
Mentan Ajak Wisudawan ITS Jadi Motor Inovasi Pertanian Hadapi Krisis Global