Genangan Satu Meter Belum Surut, Warga Surianeun Terjebak Banjir

- Kamis, 15 Januari 2026 | 20:54 WIB
Genangan Satu Meter Belum Surut, Warga Surianeun Terjebak Banjir

Sudah enam hari berlalu, tapi air belum juga mau pergi. Desa Surianeun di Kecamatan Pagelaran, Pandeglang, masih terendam banjir hingga Kamis (15/1/2026) ini. Sungai Cilemer meluap, menggenangi permukiman warga dengan ketinggian air yang dalam beberapa titik mencapai sekitar satu meter.

Aktivitas warga pun lumpuh total. Jalan-jalan lingkungan hilang, berubah menjadi kanal. Mau keluar rumah saja susah, apalagi buat beraktivitas normal. Sebagian besar warga terpaksa bertahan di dalam rumah, menghadapi segala keterbatasan yang ada.

Bukan cuma Surianeun yang kebanjiran. Kecamatan tetangga seperti Pagelaran dan Patia juga ikut merasakan dampaknya. Menurut sejumlah saksi, situasi ini belum menunjukkan tanda-tanda akan membaik dalam waktu dekat.

Penyebabnya jelas: hujan deras yang tak henti-henti mengguyur wilayah hulu dalam beberapa hari terakhir. Air dari sana mengalir deras, membanjiri sungai hingga akhirnya meluap ke pemukiman.

Kondisinya memang serba sulit. Fasilitas umum ikut terdampak, akses transportasi terhambat parah. Di tengah situasi seperti ini, warga berusaha menyelamatkan apa yang bisa diselamatkan.

Ada yang memilih bertahan, menunggu air surut dengan sabar. Namun begitu, tidak sedikit juga yang sudah mulai mengamankan barang-barang berharga mereka, memindahkannya ke tempat yang lebih tinggi agar terhindar dari kerusakan.

Suasana harap-harap cemas masih jelas terasa di desa itu. Mereka menunggu, berharap kali ini air benar-benar akan segera surut.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar