Kapal ikan berbendera Gabon diserang bajak laut di perairan Afrika Tengah. Media setempat melaporkan, peristiwa ini menimpa sejumlah awak kapal, termasuk warga Indonesia dan China.
Menurut Laksamana Madya Charles Hubert Bekale Meyong, Kepala Staf Angkatan Laut Gabon, serangan itu terjadi sekitar tujuh mil laut dari wilayah Equata. Kapal bernama IB FISH 7 sedang beroperasi ketika diserang. "Situasi saat ini sudah terkendali di tingkat pemerintahan tertinggi, dan semua langkah yang diperlukan telah diambil demi memastikan keamanan maritim," jelas Meyong.
Dari serangan itu, sembilan orang diculik. Rinciannya, empat WNI dan lima warga China.
Namun begitu, ada juga kabar baik. Enam awak kapal lainnya berhasil selamat. Mereka berasal dari Indonesia, China, dan Burkina Faso.
Kapal yang sempat dikuasai bajak laut itu kini sudah diamankan. Aparat keamanan mengawalnya langsung ke sebuah pelabuhan di ibu kota Gabon.
Di sisi lain, proses hukum mulai bergulir. Kantor Kejaksaan Gabon dikabarkan telah membuka penyelidikan terkait penculikan ini, khususnya yang menimpa para WNI.
Sampai berita ini diturunkan, upaya konfirmasi ke Kementerian Luar Negeri RI belum membuahkan hasil. Pihak Kemlu belum memberikan tanggapan apapun.
Artikel Terkait
Jokowi Sebut Nadiem Makarim Orang Baik, Serahkan Proses Hukum ke Aparat
Mobil Pikap Tabrak Teras Toko di Jombang, Sopir Diduga Mengantuk
DPRD Medan Dorong Pemkot Perkuat UMKM dan Perluas Lapangan Kerja di Tengah Tekanan Dolar AS
Mantan Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya Siap Jadi Justice Collaborator Bongkar Korupsi SPPG