"Untuk lansia, sudah ada tim khusus yang siap membopong, menggendong, dari bandara ke bus, begitu juga menaik-turunkan dari bus," paparnya.
Pelayanan itu bahkan sampai ke hal yang paling personal. "Bila perlu, kita pun turut membersihkan saat yang bersangkutan buang air besar dan sebagainya. Itu memang sudah menjadi kewajiban," kata Chandra tanpa tedeng aling-aling.
Di hadapan lebih dari 1.600 calon PPIH, Chandra menekankan lagi soal kemutlakan pelayanan ini. Alasannya mendasar dan personal.
"Karena ada jemaah haji, kita semua berkesempatan berangkat ke sana."
Ia mengingatkan, di balik setiap jemaah ada perjuangan panjang. "Mereka menunggu puluhan tahun, menabung berpuluh-puluh tahun, mengorbankan harta karena satu keinginan: ke Tanah Suci. Kalau tidak kita layani, itu adalah kesalahan mutlak bagi kita sebagai petugas haji," pungkasnya. Suaranya tegas, meninggalkan kesan yang dalam.
Artikel Terkait
Jadwal Imsak Surabaya Hari Ini, Sabtu 28 Februari 2026 Pukul 04:08
Pemprov NTB dan ITDC Bahas Penanganan Banjir Terpadu di KEK Mandalika
Deva Mahenra Pulang ke Makassar untuk Antar Nenek ke Peristirahatan Terakhir
Jumlah Pengungsi di Tiga Provinsi Sumatera Menyusut, Sumatera Barat Nol Kasus