Masyarakat sempat dihebohkan dengan kabar meninggalnya seorang pasien super flu di Bandung. Menanggapi hal ini, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memberikan klarifikasi langsung. Ia menegaskan, penyebab kematian pasien tersebut bukanlah virus flu.
Menurut Budi, pasien itu memiliki penyakit penyerta lain yang justru menjadi faktor utamanya. “Nah kenapa yang Bandung ada yang meninggal? Ya ini yang Bandung meninggalnya karena punya penyakit lain. Meninggalnya bukan karena flu,” ujarnya dalam sebuah konferensi pers daring, Senin (12/1).
Ia lantas memberikan analogi yang gamblang. “Jadi contohnya misalnya ada orang flu, kemudian ketabrak mobil. Dia meninggal ketabrak mobil, ada flu. Tapi meninggalnya karena dia ketabrak mobil sebenarnya, bukan karena flu-nya. Ini sama juga yang di Bandung itu karena dia memang punya penyakit-penyakit lain yang menyebabkan yang bersangkutan meninggal,” lanjut Budi.
Super Flu Tak Seperti COVID
Di sisi lain, Budi berusaha menenangkan publik dengan menjelaskan hakikat virus yang disebut 'super flu' ini. Ia menekankan bahwa ini bukan virus baru yang misterius seperti COVID-19. Virus influenza jenis H3N2 ini sudah beredar bertahun-tahun di sekitar kita. Artinya, sistem imun tubuh kita sebenarnya sudah cukup akrab untuk mengenalinya.
Artikel Terkait
Ray Rangkuti Peringatkan Wacana Pilkada Lewat DPRD: Bom Waktu Korupsi dan Sandera Politik
Teman Lama Dibunuh, Jenazah Ditemukan Terikat di TPU Bekasi
KPK Geledah Dua Direktorat Pajak, Uang Suap dan Bukti Elektronik Diamankan
Duel Sengit di St. James Park: Newcastle Hadang Langkah Manchester City di Semifinal Carabao Cup