Kritik untuk Gibran, Kenapa Harus Berakhir dengan Bullying ke Jan Ethes?

- Senin, 12 Januari 2026 | 16:00 WIB
Kritik untuk Gibran, Kenapa Harus Berakhir dengan Bullying ke Jan Ethes?

✍🏻 Viena Effendy

Begitu Pandji menyebut-nyebut nama Jan Ethes, rasanya wajar kalau banyak yang geram dan ikut membully anak Pandji itu. Saya sendiri mungkin bakal ikut-ikutan kalau melihat hal seperti itu terjadi.

Tapi ini kan beda kasus. Cuma dibilang "mata ngantuk" saja, kok. Lalu tiba-tiba ada yang berkomentar, "Gibran juga anak orang, bagaimana perasaan orang tuanya kalau dia dihina?"

Ya ampun, Gibran kan bukan anak di bawah umur lagi. Dia sudah punya keluarga sendiri. Lagi pula, statusnya sebagai pejabat publik yang digaji uang rakyat membuatnya wajar mendapat kritik bahkan yang sedikit menyentil dari masyarakat.


Halaman:

Komentar