Dari Belgrade, kabar baik datang untuk sepakbola Indonesia. Calvin Verdonk, bek andalan Timnas, baru saja mencatatkan namanya dalam sejarah. Bersama klub barunya, Lille OSC, ia berhasil melangkah ke babak 16 besar Liga Europa 2025/26. Mereka menang 0-2 atas tuan rumah Red Star Belgrade dalam laga yang berlangsung alot hingga perpanjangan waktu, Jumat dini hari tadi.
Agregat pun berbalik. Setelah kalah 0-1 di pertemuan pertama, kemenangan 0-2 di Stadion Rajko Mitic ini membuat Lille unggul 2-1 secara keseluruhan. Sebuah pembalasan yang sempurna.
Verdonk sendiri masuk di menit ke-106, di awal babak kedua tambahan waktu. Saat itu, skor sudah menunjukkan keunggulan 0-2 untuk Lille. Meski bermain singkat, kehadirannya di lapangan sudah cukup untuk mengukir rekor: dia adalah pemain Indonesia pertama yang merasakan babak 16 besar Liga Europa, kompetisi kasta kedua Eropa yang bergengsi itu. Sebuah momen bersejarah.
Laga Penuh Tekanan
Tekanan langsung dirasakan Lille yang datang dengan modal ketertinggalan agregat. Tapi mereka justru unggul cepat. Baru lima menit berjalan, Olivier Giroud sudah menggoyang jala gawang Red Star. Sundulan kerasnya menyambut umpan silang Benjamin André tak bisa dihalangi kiper Matheus.
Gol awal itu seperti membuka permainan. Kedua tim saling serang, menciptakan peluang yang sayangnya tak berbuah gol. Waktu normal 90 menit berakhir dengan skor 1-0, memaksa pertandingan masuk ke babak tambahan waktu.
Di babak pertama tambahan waktu, Lille akhirnya menemukan gol penenang. Pemain pengganti, Nathan Ngoy, berhasil membobol gawang lawan pada menit ke-99. Umpan Felix Coirea dia terima dengan sempurna sebelum melepaskan tembakan yang menentukan.
Babak kedua berjalan lebih ketat. Red Star berusaha menekan, namun pertahanan Lille yang dikomandoi Bruno Génésio tampak solid. Tak ada gol lagi tercipta. Laga pun berakhir dengan kemenangan penting bagi tim asal Prancis itu.
Bagi Verdonk, malam ini bukan sekadar kemenangan tim. Ini adalah pintu yang terbuka lebar. Melangkah ke fase knock-out Liga Europa bukan pencapaian biasa. Ini membuktikan bahwa talenta Indonesia bisa bersaing dan menorehkan prestasi di panggung elite Eropa.
(RIZ)
Artikel Terkait
Kebakaran di Kemayoran Hanguskan 250 Rumah, Tiga Orang Terluka
Polisi Tangkap Pasutri Pemilik WO di Jakarta Timur, Pelaku Penipuan 58 Calon Pengantin dengan Kerugian Rp2,6 Miliar
PUI Dukung Deklarasi Lahore dan Desak Penyelesaian Krisis Gaza di Konferensi Muslim Asia-Pasifik
Presiden Prabowo Gandeng Tangan Megawati di Upacara Hari Lahir Pancasila, Gibran Turut Hadir