Laporan dari Iran mengungkap kerusakan parah pada puluhan ambulans. Kejadian ini terjadi dalam beberapa hari terakhir, di tengah situasi yang disebut sebagai "kerusuhan" oleh media setempat.
Menurut kantor berita Tasnim, yang dikutip oleh Al Jazeera, infrastruktur layanan kesehatan jadi sasaran serangan. Gejolak politik di negara itu disebut-sebut sebagai pemicunya. Tak tanggung-tanggung, sekitar 150 unit ambulans dilaporkan rusak atau bahkan hancur total.
Nilai kerugiannya pun fantastis. Setiap kendaraan penyelamat nyawa itu diperkirakan bernilai tinggi, berkisar antara 63 ribu hingga 120 ribu dolar AS. Bayangkan saja, kerugian materialnya bisa mencapai jutaan dolar.
Namun begitu, klaim ini masih menyisakan tanda tanya. Al Jazeera sendiri secara terbuka menyatakan belum bisa memverifikasi kebenaran laporan tersebut secara independen. Informasi ini, untuk saat ini, masih bersumber dari satu pihak.
Artikel Terkait
Yaqut Cholil Qoumas Tersandung Kasus Korupsi Kuota Haji
Banjir Lumpuhkan Jalur Pantura Kudus-Pati, Ribuan Rumah Terendam
Banjir dan Longsor Lumpuhkan Kudus, Ribuan Warga Terdampak
Sampah Tangerang Selatan: Rp 21,6 Miliar Bocor, Warga Terjepit di Gunungan Limbah