Polda Metro Jaya Tunjukkan Ijazah Asli Jokowi di Hadapan Para Tersangka

- Kamis, 18 Desember 2025 | 17:54 WIB
Polda Metro Jaya Tunjukkan Ijazah Asli Jokowi di Hadapan Para Tersangka

Kasus dugaan pencemaran nama baik Presiden Jokowi soal ijazah palsu memasuki babak baru. Polda Metro Jaya baru saja menggelar forum gelar perkara khusus. Di forum itu, penyidik tak tanggung-tanggung: mereka langsung menunjukkan ijazah asli Jokowi dari Fakultas Kehutanan UGM kepada para tersangka.

Kombes Iman Imanuddin, Dirreskrimum Polda Metro Jaya, membenarkan hal itu. Ia menjelaskan bahwa penunjukkan dokumen asli itu dilakukan setelah ada izin dan kesepakatan dari semua pihak yang terlibat dalam forum.

"Dalam forum gelar perkara khusus tersebut atas seizin dan kesepakatan para pihak dalam forum, penyidik telah menunjukkan ijazah atas nama Joko Widodo yang diterbitkan oleh Fakultas Kehutanan UGM," ujar Iman di Polda Metro Jaya, Kamis (18/12).

Langkah selanjutnya? Menurut Iman, pihaknya akan segera melengkapi berkas perkara. Tujuannya jelas: untuk segera melimpahkan seluruh berkas ke Kejaksaan. Namun begitu, jalan masih terbuka bagi mereka yang merasa belum puas.

"Apabila para tersangka atau kuasa hukum keberatan maka dipersilahkan untuk melakukan pengujian melalui mekanisme pra peradilan sebagaimana yang sudah diatur dalam KUHAP," tambahnya.

Delapan Nama yang Jadi Tersangka

Kasus yang dilaporkan Jokowi sendiri pada April 2025 ini telah menjerat delapan orang sebagai tersangka. Mereka terbagi dalam dua klaster.

Klaster pertama mencakup nama-nama seperti Eggi Sudjana, Kurnia Tri Rohyani, Muhammad Rizal Fadhillah, Rustam Effendi, dan Damai Hari Lubis. Mereka dijerat dengan pasal-pasal pencemaran nama baik dalam KUHP dan UU ITE.

Di sisi lain, klaster kedua berisi sosok yang mungkin lebih familiar di publik. Ada mantan menteri Roy Suryo, lalu ahli forensik digital Rismon Hasiholan Sianipar, serta dokter sekaligus aktivis Tifa Tifauziah. Pasal yang menjerat mereka serupa dengan kelompok pertama.

Ketiganya, Roy, Tifa, dan Rismon, diketahui telah membukukan analisis mereka soal ijazah Jokowi itu. Buku mereka bertajuk "Jokowi's White Paper". Buku itulah yang kini menjadi salah satu pusat perhatian penyidik dalam mengusut kasus ini hingga tuntas.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar