Mulai Sabtu kemarin, Jalan Haji Nawi di Jakarta Selatan berubah. Dinas Perhubungan DKI resmi memberlakukan sistem satu arah di ruas jalan itu, dan rencananya bakal bertahan cukup lama: sampai 19 Juli 2026 mendatang. Penyebabnya? Ada proyek galian untuk pembangunan sistem tata air di kawasan Fatmawati.
Kalau kamu melintas ke sana sekarang, suasana jalan sudah berbeda. Beberapa spanduk dan rambu petunjuk terpasang memberi tahu para pengendara. Salah satu spanduk yang terpampang jelas berbunyi, "Sedang ada kegiatan pembangunan sistem tata air kawasan Fatmawati Jalan Haji Nawi beserta kelengkapannya."
Warga sekitar sepertinya sudah dapat kabar. Seperti Vito, pemuda 22 tahun yang akrab dengan kawasan itu. Ia mengaku dapat info soal perubahan ini dari para 'Pak Ogah' atau pemandu jalan liar yang biasa mangkal di sana.
Soal dampaknya terhadap kemacetan, Vito punya pendapat menarik. Menurutnya, arus lalu lintas memang tetap padat. Tapi sistem satu arah ini dirasanya sedikit lebih membantu ketimbang kondisi sebelumnya yang dua arah.
Namun begitu, tidak semua merasakan hal yang sama. Nuraini, warga lain, justru merasa kondisi lalu lintas jadi semakin padat. Meski begitu, dia mencoba memahami bahwa ini diperlukan untuk proyek pengendalian banjir.
Artikel Terkait
Dunia Waspada: Langkah Trump ke Venezuela Buka Luka Lama Pengaruh Global AS
Trump Beri Ultimatum ke Kuba: Buat Kesepakatan, atau Hadapi Konsekuensi
Iran: Ratusan Ambulans Hancur, Kerugian Capai Jutaan Dolar
Jalur Peureulak-Lokop Kembali Dibuka, Akses Darurat Pulih Setelah Banjir Bandang