Kejadian berawal dari sebuah mobil Toyota Calya yang melaju ugal-ugalan di kawasan Gunung Sahari, Jakarta Pusat. Mobil itu akhirnya menabrak beberapa kendaraan lain. Saat polisi mendatangi lokasi dan memeriksa mobil yang dikemudikan HM (24) itu, mereka menemukan barang mencurigakan: senjata tajam dan bahkan sebuah pistol mainan.
Lalu, dari mana barang-barang itu? Saat diperiksa, HM mengklaim semua itu bukan miliknya. Dia bilang itu barang kakaknya.
"Masih kita dalami," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, Minggu (29/2/2026).
"Dia ngaku senjata tajam dan pistol mainan itu punya kakaknya. Tapi ya, kita masih telusuri. Soalnya, sampai sekarang kakaknya belum kita temuin," jelas Roby.
Mobil Calya yang dipakai HM ternyata juga hasil pinjaman dari kakaknya itu. HM berdalih tidak tahu-menahu soal adanya senjata tajam dan pistol mainan di dalam mobil. Tapi, polisi tentu saja tidak langsung percaya dengan pengakuan sepihak itu.
"Itu kan keterangan dia. Dia yang bawa mobil, dia bisa ngomong apa saja," ujar Roby, bersikap skeptis.
Artikel Terkait
Serangan di Sekolah Dasar Iran Tewaskan 108 Orang, Dikecam sebagai Kejahatan Perang
Harga Emas Antam Stagnan di Rp 3,085 Juta per Gram
Serangan AS-Israel Tewaskan 18 Warga di Lamerd, Mayoritas Anak-Anak
Otorita IKN Bagikan 1.000 Mushaf dan Kurma Raja Salman Sambut Ramadan di Samboja