Puncak Arus Balik Libur Idul Adha, 41 Ribu Penumpang Kereta Tiba di Jakarta

- Senin, 01 Juni 2026 | 15:15 WIB
Puncak Arus Balik Libur Idul Adha, 41 Ribu Penumpang Kereta Tiba di Jakarta

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 1447 Hijriah terpantau pada Senin (1/6/2026) dengan lebih dari 41 ribu penumpang tiba di sejumlah stasiun dalam wilayah Daop 1 Jakarta. PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat angka tersebut sebagai yang tertinggi selama masa angkutan yang berlangsung sejak 25 Mei hingga 2 Juni 2026.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyatakan bahwa lonjakan kedatangan ini telah diantisipasi sejak awal. “Puncak arus balik terjadi pada hari ini dengan jumlah kedatangan mencapai 41.534 pelanggan. KAI Daop 1 Jakarta telah mengantisipasi peningkatan volume pelanggan melalui kesiapan sarana, petugas pelayanan, pengamanan, serta koordinasi lintas unit agar perjalanan kereta api tetap berjalan dengan aman dan lancar,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (1/6/2026).

Pada hari yang sama, jumlah keberangkatan dari wilayah Daop 1 Jakarta tercatat sebanyak 32.745 penumpang. Selama periode libur panjang, KAI mengoperasikan 77 perjalanan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) setiap hari. Rinciannya, 68 kereta reguler, delapan kereta tambahan dari Stasiun Gambir, dan satu kereta tambahan dari Stasiun Pasar Senen.

Total kapasitas tempat duduk yang disediakan mencapai 363.631 kursi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 286.543 tiket telah terjual atau setara dengan tingkat okupansi 79 persen. Data penjualan menunjukkan kelas Eksekutif mencatat penjualan 119.223 tiket dari kapasitas 178.524 tempat duduk. Kelas Ekonomi Komersial terjual 132.582 tiket dari kapasitas 152.422 tempat duduk, sementara kelas Ekonomi PSO mencatat penjualan 34.738 tiket dari kapasitas 32.685 tempat duduk.

Franoto menyebut sejumlah kota tujuan tetap menjadi favorit masyarakat selama libur panjang kali ini, antara lain Yogyakarta, Surabaya, Semarang, Purwokerto, Bandung, dan Jember. “Kota-kota tujuan tersebut secara konsisten menjadi destinasi favorit pelanggan pada masa libur panjang. Kereta api tetap menjadi pilihan utama masyarakat karena menawarkan perjalanan yang aman, nyaman, tepat waktu, dan bebas kemacetan,” tambahnya.

Secara terpisah, data KAI menunjukkan puncak keberangkatan terjadi pada 26 Mei 2026 dengan total 39.706 penumpang berangkat dari berbagai stasiun di wilayah Daop 1 Jakarta. Sementara itu, puncak kedatangan terjadi pada 1 Juni 2026 dengan total 41.534 penumpang tiba di Jakarta dan sekitarnya. Pada hari itu, Stasiun Gambir menjadi titik dengan jumlah kedatangan tertinggi, yakni 15.028 penumpang. Disusul Stasiun Pasar Senen dengan 14.066 penumpang, Bekasi 4.946 penumpang, Jatinegara 4.675 penumpang, Cikarang 1.404 penumpang, Cikampek 803 penumpang, dan Karawang 612 penumpang.

Selain melayani perjalanan jarak jauh, KAI Daop 1 Jakarta juga mencatat mobilitas masyarakat melalui kereta api lokal. Selama periode yang sama, KA Pangrango relasi Bogor–Sukabumi pulang-pergi mencatat pemesanan 33.125 tiket dari kapasitas 33.120 tempat duduk. Sementara KA Siliwangi relasi Cipatat–Sukabumi pulang-pergi mencatat pemesanan 12.369 tiket dari kapasitas 17.172 tempat duduk.

Franoto menegaskan bahwa keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelanggan tetap menjadi prioritas utama selama masa arus balik libur panjang. “Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang telah mempercayakan perjalanan libur panjangnya menggunakan kereta api. Keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelanggan akan selalu menjadi prioritas utama KAI dalam memberikan layanan transportasi publik,” cetusnya.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar