Dusun Kirasa, Bulukumba, diguncang sebuah peristiwa yang sulit dipercaya. Seorang ayah tewas di tangan anak kandungnya sendiri. Peristiwa naas itu terjadi Sabtu lalu, dan motifnya sungguh membuat hati miris: sebuah permintaan yang tak kunjung dipenuhi.
Korban, Abdullah (44), sedang sibuk memperbaiki instalasi listrik di dapur rumahnya. Ia sama sekali tak menduga apa yang akan terjadi. Di luar, anaknya, AW (20), baru saja menghabiskan sebotol minuman keras. Mabuk dan emosi, ia masuk ke dalam.
Tanpa basa-basi, tanpa peringatan. AW langsung menghampiri ayahnya dari belakang. Lalu, dengan sebilah badik yang dibawanya, ia menghujamkan senjata itu ke punggung kiri Abdullah.
Menurut keterangan kepolisian, sebenarnya ada cekcok mulut singkat sebelum penikaman.
Abdullah yang ambruk bersimbah darah segera dilarikan keluarga ke RSUD Sultan Daeng Radja. Sayangnya, upaya itu sia-sia. Luka tusuk yang dalam telah menyebabkan pendarahan hebat dan merenggut nyawanya.
Artikel Terkait
Pandji Pragiwaksono dan Seni Mengubah Kontroversi Jadi Kontrak Netflix
PDIP Usung 21 Rekomendasi, Soroti Kedaulatan hingga Ancaman Otoritarian
Sudirman Said Bicara Tegas: Indonesia Alami Bencana Institusional
Cemburu Buta, Rumah Kekasih Dibakar di Tengah Malam