Namun begitu, suara mayoritas rakyat Iran justru berkata lain. Lihatlah demonstrasi besar-besaran yang menyebar di seluruh negeri, mengutuk keras kekejaman ini. Rakyat Iran membenci kebiadaban ini. Mana mungkin orang Iran sejati tega membunuh balita, menyerang rumah sakit, membakar masjid, atau menyia-nyiakan makanan saat saudara sebangsanya kelaparan.
Ini cuma gambaran sekilas. Sebuah preview dari visi yang diimpikan entitas Zionis untuk masa depan Iran.
Pidato Pemimpin Besar Khamenei, ditambah pernyataan resmi lainnya, memberi sinyal yang jelas: saatnya bertindak sudah tiba. Sebenarnya, tindakan tegas itu sudah harus dilakukan sejak lama.
Pada akhirnya, ini lebih dari sekadar kerusuhan. Ini adalah pertempuran eksistensial untuk menyelamatkan jiwa Iran, yang akan menentukan wajah Timur Tengah, bahkan mungkin dunia.
@DD_Geopolitics
Artikel Terkait
Tanggul Jebol, Banjir Setengah Meter Rendam Puluhan Rumah di Baros
Iran di Ambang Jurang: Krisis Roti yang Berubah Jadi Pemberontakan
Indonesia Blokir Grok: Langkah Tegas Lawan Penyalahgunaan Deepfake
Gus Irfan Ingatkan Petugas Haji: Layani Jemaah, Bukan Cuma Nebeng Ibadah