EGGI HARUS CEPAT KLARIFIKASI
Oleh: M Rizal Fadillah
Sebagai bagian dari tim TPUA, saya ikut prihatin. Sorotan tajam kini membelit Eggi Sudjana, pasca kunjungannya bersama Hari Damai Lubis menemui Jokowi di Solo. Banyak yang kaget, tentu saja. Motif dan isi pertemuan itu langsung jadi teka-teki. Padahal, Eggi dikenal gigih bahkan sejak dulu berjuang membongkar kasus ijazah Jokowi. Lalu, apa yang sebenarnya terjadi?
Menurut Ajudan Jokowi, Syarif M Fitriansyah, kedatangan mereka memang dibenarkan. Mereka tak sendirian; ada pengacara Elyda Netti, plus Ketua dan Sekjen Relawan Jokowi (Rejo). Konon, polisi juga hadir. Yang bikin penasaran, pertemuan ini tertutup rapat. Tak ada foto, video, atau rekaman apa pun. Tak ada konferensi pers setelahnya. Semuanya gelap, kecuali satu sinyal: sebuah pelukan haru.
Begitulah cerita Rahmad, Sekjen Rejo. Pelukan itu mungkin simbol kehangatan, tapi justru menambah misteri.
Nah, sekarang publik menunggu. Klarifikasi dari Jokowi dan Eggi sangat ditunggu. Apakah cerita mereka nanti bakal selaras? Ini sekaligus ujian kejujuran. Kronologi pertemuan itu perlu diungkap biar jelas. Banyak pengkritik geleng-geleng. Kok bisa? Dari berseteru, lalu bertemu, menyerahkan buku, sampai berpelukan. Pertemuan rahasianya sudah terbongkar, sekarang giliran faktanya yang harus bicara.
Artikel Terkait
Mezquita-Catedral Córdoba: Kisah Dua Peradaban dalam Satu Atap
KPK Ungkap Modus Potong Pajak Rp75 Miliar Jadi Rp15 Miliar di Jakut
KPK Amankan Rp6 Miliar dalam OTT Perdana 2026, Libatkan Pejabat Pajak dan Tambang
Iran Pukul Mundur Aksi Provokasi, Intel Turki Bantu Gagalkan Infiltrasi Milisi