Di tengah hiruk-pikuk Jakarta, Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan kabar baik. Usai mengikuti Doa Awal Tahun di kantornya, Jumat (9/1) lalu, ia mengonfirmasi bahwa komitmen pemerintah mengentaskan kemiskinan lewat pendidikan terus berjalan. Caranya? Dengan mengembangkan Sekolah Rakyat.
"Alhamdulillah, tahun ajaran 2025-2026 ini, sudah ada Sekolah Rakyat yang beroperasi di 166 titik," ujar Mensos.
Ia melanjutkan dengan nada optimis, "Lebih dari 15.000 siswa sudah berada di sana, mengikuti proses belajar mengajar."
Namun begitu, angka itu belum dirasa cukup. Pemerintah punya rencana lebih besar. Sasaran mereka adalah kelompok yang kerap terabaikan, the invisible people, yang selama ini kesulitan mengakses pendidikan layak. Untuk menjangkau mereka, akan ada penambahan besar-besaran titik sekolah baru.
"Tahun ini, 104 titik sekolah permanen mulai dibangun. Lalu di 2026 nanti, ditambah lagi 100 titik," jelasnya.
Ia memperkirakan, "Kalau semua lancar, kira-kira sampai 2027 nanti akan ada 200 titik tambahan."
Artikel Terkait
Indonesia dan Turki Sepakati Aksi Nyata, Dari Gaza hingga Industri Pertahanan
Prajurit Gugur di Nduga, Ayah Banggakan Tekad Baja Anaknya yang Tak Pernah Menyerah
Megawati Bikin Heboh, Nyanyikan Cinta Hampa di Panggung Rakernas PDIP
Dendam Berdarah di Palangka Raya: Keponakan Tikam Paman Hingga Tewas