Dirjen Imigrasi: Dominasi WN Tiongkok dalam Pelanggaran Imigrasi Karena Proporsi Terbesar

- Selasa, 14 April 2026 | 00:00 WIB
Dirjen Imigrasi: Dominasi WN Tiongkok dalam Pelanggaran Imigrasi Karena Proporsi Terbesar

Di tengah sorotan publik, Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, angkat bicara. Ia menjawab pertanyaan yang banyak beredar: mengapa warga negara Tiongkok mendominasi catatan pelanggaran administrasi keimigrasian di Indonesia?

Menurut Hendarsam, jawabannya sederhana: soal proporsi. Jumlah tenaga kerja asing dari Tiongkok memang paling besar di sini. Logikanya, dengan populasi yang lebih padat, potensi terjadinya pelanggaran pun otomatis meningkat.

“WN Tiongkok lebih banyak karena jumlahnya memang paling besar. Dengan jumlah TKA yang lebih banyak, potensi terjadinya pelanggaran juga semakin besar. Kalau hanya sedikit, tentu potensi pelanggarannya kecil. Jadi harus dilihat dari proporsinya,”

Ucapnya kepada awak media, Senin lalu.

Faktanya, data operasi terbaru cukup berbicara. Dalam Operasi Wirawaspada 2026, Imigrasi mengamankan total 346 Warga Negara Asing. Dari angka itu, 183 di antaranya adalah warga Tiongkok. Ini bukan kali pertama. Catatan tahun sebelumnya pun menunjukkan pola yang serupa.

Editor: Yuliana Sari


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar