Potret Terbaru Jokowi Usai Kedatangan Eggi Sudjana
Kamis petang kemarin, suasana di kawasan rumah Jokowi di Sumber, Solo, terasa berbeda. Kawasan itu sudah steril sejak pukul tiga lewat empat puluh lima menit. Menurut sejumlah saksi, mantan Presiden itu sendiri sudah tiba di rumahnya sekitar pukul 15.47 WIB.
Yang menarik, dua orang yang sedang berurusan dengan hukum mendatanginya: Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis. Keduanya adalah tersangka dalam kasus pencemaran nama baik terkait isu ijazah palsu Jokowi. Waktu pasti kedatangan mereka memang tak banyak yang tahu.
Lalu, sekitar pukul setengah tujuh malam, ada sosok yang keluar dari kediaman tersebut. Tak berselang lama, Jokowi pun terlihat meninggalkan rumahnya. Mereka pergi hampir berbarengan.
Nah, cerita di balik pintu tertutup itu baru terungkap dari keterangan seorang saksi mata.
Sekjen Rejo Prabowo Gibran, Muhammad Rahmad, yang ikut mendampingi, mengisahkan pertemuan itu. Katanya, suasana saat itu mengharukan. Bahkan, Jokowi dan Eggi sempat berpelukan.
"Saat pertemuan tidak ada foto dan video, namun sangat mengharukan. Karena pertemuan sangat terbatas dan tertutup, tidak sempat mendokumentasikan. Namun saya menyaksikan sendiri bagaimana Pak Eggi dan Pak Hari Damai Lubis berpelukan dengan Pak Jokowi sangat erat," terang Rahmad, Jumat (9/1) ini.
Rahmad mengaku ikut terharu. Maklum, Eggi sebelumnya termasuk yang vokal menuding ijazah Jokowi tidak asli. Tuduhan itulah yang akhirnya menjeratnya sebagai tersangka.
"Kami yang menyaksikan turut berkaca-kaca," ujarnya. "Pertemuan Pak Eggi Sudjana dan Pak Hari Damai Lubis dengan Pak Jokowi adalah pertemuan patriotik yang patut jadi suri tauladan."
Sebelumnya, kuasa hukum Eggi, Elida Netti, sudah menyatakan perubahan sikap. Setelah melihat langsung, mereka mengakui ijazah Jokowi asli adanya.
Lantas, bagaimana tanggapan Jokowi? Mantan Presiden itu bersikap terbuka. Ruang maaf, katanya, selalu ada. Tapi, ya itu, proses hukum dianggapnya harus tetap berjalan terpisah.
"Ya memang asli (terkait pengakuan Eggi Sudjana). Urusan maaf memaafkan urusan pribadi. Urusan hukum ya urusan hukum," jelasnya singkat.
Pertemuan yang singkat, tapi meninggalkan kesan mendalam bagi yang hadir. Di satu sisi ada rekonsiliasi, di sisi lain, roda hukum tetap berputar sesuai jalurnya.
Artikel Terkait
Raffi Ahmad Penuhi Amanah Terakhir Jupe, Bantu Ibunda yang Terpuruk Ekonomi
Ketua Ombudsman RI Ditahan sebagai Tersangka Kasus Korupsi Nikel
Unhas Tanggapi Laporan Pungli Terhadap Pengusaha Rental Papan Ucapan di Area Kampus
Warga Jemur Gabah di Badan Jalan Bypass Mamminasata, Lalu Lintas Tetap Ramai