“Venezuela tidak akan pernah menyerah. Kami adalah bangsa dengan sejarah perjuangan dan warisan harga diri yang kuat,” tegas Cabello dalam siaran televisi pemerintah.
Ia tak ragu menuding Amerika Serikat telah menginjak-injak semua norma hubungan internasional yang ada. Bahkan, menurutnya, status Presiden Maduro sekarang bisa dianggap sebagai tahanan perang sebuah fakta yang kini diketahui dunia.
Di sisi lain, perkembangan terbaru menyebutkan bahwa Maduro dan Flores telah dihadapkan ke sebuah pengadilan di New York. Sidang perdana mereka terkait tuduhan kasus narkotika dan senjata telah digelar.
Keduanya secara tegas menyatakan tidak bersalah atas semua dakwaan yang diajukan. Bagaimana kelanjutan kasus ini, tentu saja, masih menyisakan tanda tanya besar dan akan terus dipantau.
Disarikan dari berbagai laporan.
Artikel Terkait
Reza Pahlavi Serukan Perebutan Kota, Gelombang Demonstrasi Iran Kian Menggila
Eggi Sudjana dan Warisan Pengkhianatan dalam Sejarah Politik Indonesia
Lampu Huntara Menyala, Harapan Kembali di Desa Babo
Kontrak Sewa Kapal Tanpa Nilai Jelas, FMPKN Soroti Potensi Lubang Anggaran