Ambil saja slogan yang kerap mereka gumamkan, "Merokok mati, nggak merokok juga mati. Ya udah, merokok saja sampai mati."
Kalimat itu terdengar gagah di warung kopi. Namun, semangatnya langsung menguap begitu mereka sendiri yang harus menatap hasil scan organ tubuhnya yang rusak. Di saat itulah, slogan itu berbalik menelan ludah si pengucapnya.
(Gus Tsabit Abi Fadhil)
Artikel Terkait
Ketika Koruptor Beragama Islam, Mengapa Agamanya yang Diserang?
Asia Timur dan Pasifik: Lapangan Kerja Tumbuh, Tapi Kualitasnya Tergerus
Trump Tawarkan Uang Tunai ke Setiap Warga Greenland demi Aneksasi
Hunian Sementara dan Harapan Baru untuk Warga Bukit Tempurung