Menhan Israel Tegaskan Tak Akan Mundur dari Garis Kuning Gaza Sebelum Hamas Melucuti Senjata

- Sabtu, 21 Februari 2026 | 08:20 WIB
Menhan Israel Tegaskan Tak Akan Mundur dari Garis Kuning Gaza Sebelum Hamas Melucuti Senjata

MURIANETWORK.COM - Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, secara tegas menyatakan pasukannya tidak akan mundur dari posisi yang mereka sebut sebagai "Garis Kuning" di Jalur Gaza. Pernyataan keras ini disampaikan di tengah fase kedua gencatan senjata yang seharusnya mengatur penarikan bertahap tentara Israel. Katz menegaskan, penarikan hanya akan terjadi jika kelompok Hamas bersedia melucuti senjatanya.

Komitmen Tanpa Kompromi di Garis Kuning

Pernyataan Menhan Katz ini muncul sebagai respons terhadap perkembangan proses gencatan senjata. Garis Kuning, yang merupakan batas tidak resmi wilayah kontrol militer Israel di Gaza timur, menjadi titik krusial. Meski kesepakatan mengamanatkan penarikan bertahap mulai Januari 2026, Katz bersikukuh untuk tidak menggeser pasukannya "1 milimeter pun" dari garis itu sebelum tuntutan Israel terpenuhi.

Dia menekankan bahwa keberadaan Hamas dengan kemampuan militernya merupakan hal yang tidak dapat diterima. Komitmen ini, menurutnya, adalah prinsip dasar yang tidak bisa ditawar.

"Kami tidak akan pernah membiarkan Hamas tetap eksis, baik dengan senjata maupun terowongan. Slogannya sederhana, sampai terowongan terakhir," tegas Katz.

Ultimatum dan Rencana Perdamaian

Editor: Redaksi MuriaNetwork


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar