Indonesia Dukung Upaya Saudi Fasilitasi Dialog Damai di Yaman Selatan

- Rabu, 07 Januari 2026 | 22:24 WIB
Indonesia Dukung Upaya Saudi Fasilitasi Dialog Damai di Yaman Selatan

Perkembangan di Yaman selatan, khususnya di wilayah Hadramout, terus menjadi perhatian dunia. Indonesia, lewat Kementerian Luar Negeri, baru-baru ini menyuarakan seruannya agar semua pihak yang bertikai memilih jalan damai. Intinya, dialog harus jadi prioritas utama.

Lewat sebuah pernyataan di platform X pada Rabu (7/1), Kemlu RI menyatakan sedang mengikuti dinamika di Republik Yaman dengan saksama. Mereka mendorong semua pihak untuk terlibat secara konstruktif, menahan diri, dan yang paling penting, mengedepankan dialog politik yang benar-benar inklusif dan komprehensif. Hanya dengan cara itu, menurut mereka, perbedaan-perbedaan bisa diselesaikan.

“Indonesia mengikuti dengan saksama perkembangan terkini di Republik Yaman, khususnya dinamika di Yaman selatan, seraya mendorong semua pihak terkait untuk berpartisipasi secara konstruktif, menahan diri, dan mengedepankan dialog politik yang inklusif dan komprehensif dalam menyelesaikan perbedaan,” begitu bunyi keterangan resmi itu.

Di sisi lain, Indonesia juga memberi apresiasi terhadap langkah Arab Saudi. Pemerintah di Riyadh disebut sedang berupaya mempertemukan seluruh faksi yang ada di Yaman selatan untuk duduk bersama.

“Dalam rangka mencari solusi yang adil dan damai terkait Yaman selatan, Indonesia menyambut baik upaya Kerajaan Arab Saudi untuk memfasilitasi penyelenggaraan konferensi komprehensif di Riyadh yang akan mempertemukan seluruh faksi yang ada di Yaman selatan,” tutur pernyataan Kemlu.

Sebenarnya, sikap serupa sudah lebih dulu disampaikan oleh Arab Saudi sendiri. Pada akhir Desember lalu, tepatnya 30 Desember 2025, Kemlu Saudi secara resmi menegaskan bahwa konflik di Yaman Selatan hanya punya satu jalan keluar: dialog.

“Mengenai masalah selatan, yang menegaskan bahwa itu adalah masalah yang adil yang memiliki dimensi historis dan sosial, dan bahwa satu-satunya cara untuk menyelesaikannya adalah melalui dialog dalam kerangka solusi politik komprehensif di Yaman,” begitu penjelasan mereka, yang dikutip kembali pada Sabtu (3/1).

Komitmen Saudi untuk mendukung keamanan dan stabilitas Yaman ditegaskan ulang, didasari hubungan erat antara kedua negara. Mereka berjanji terus berupaya menciptakan lingkungan yang kondusif bagi sebuah dialog politik yang bisa melibatkan semua pihak.

“Arab Saudi juga berupaya menyediakan lingkungan yang kondusif bagi dialog politik yang inklusif,” lanjut keterangan tersebut.

Ajakan pun disampaikan secara terbuka. Saudi mengundang semua kelompok dari selatan Yaman untuk aktif berpartisipasi dalam konferensi yang direncanakan.

“Sejalan dengan itu, Arab Saudi mengajak seluruh faksi selatan Yaman untuk berpartisipasi secara aktif dalam konferensi tersebut guna merumuskan visi bersama yang komprehensif dalam mencari solusi adil bagi isu selatan, sekaligus memenuhi aspirasi sah rakyat Yaman bagian selatan,” demikian penutup pernyataan Kementerian Luar Negeri Arab Saudi.

Jadi, pesannya jelas dari kedua negara: tanpa duduk bersama dan bicara, sulit membayangkan perdamaian akan segera terwujud di tanah Yaman yang sudah lama dilanda konflik.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar