“Mengenai masalah selatan, yang menegaskan bahwa itu adalah masalah yang adil yang memiliki dimensi historis dan sosial, dan bahwa satu-satunya cara untuk menyelesaikannya adalah melalui dialog dalam kerangka solusi politik komprehensif di Yaman,” begitu penjelasan mereka, yang dikutip kembali pada Sabtu (3/1).
Komitmen Saudi untuk mendukung keamanan dan stabilitas Yaman ditegaskan ulang, didasari hubungan erat antara kedua negara. Mereka berjanji terus berupaya menciptakan lingkungan yang kondusif bagi sebuah dialog politik yang bisa melibatkan semua pihak.
“Arab Saudi juga berupaya menyediakan lingkungan yang kondusif bagi dialog politik yang inklusif,” lanjut keterangan tersebut.
Ajakan pun disampaikan secara terbuka. Saudi mengundang semua kelompok dari selatan Yaman untuk aktif berpartisipasi dalam konferensi yang direncanakan.
“Sejalan dengan itu, Arab Saudi mengajak seluruh faksi selatan Yaman untuk berpartisipasi secara aktif dalam konferensi tersebut guna merumuskan visi bersama yang komprehensif dalam mencari solusi adil bagi isu selatan, sekaligus memenuhi aspirasi sah rakyat Yaman bagian selatan,” demikian penutup pernyataan Kementerian Luar Negeri Arab Saudi.
Jadi, pesannya jelas dari kedua negara: tanpa duduk bersama dan bicara, sulit membayangkan perdamaian akan segera terwujud di tanah Yaman yang sudah lama dilanda konflik.
Artikel Terkait
Kemensos Siapkan Pendamping Bersertifikat untuk Program Makanan Lansia dan Disabilitas
Rudal Rusia Hantam Lviv, Ancaman Hipersonik Mengintai Perbatasan NATO
Penangkapan Maduro: Saat Hukum AS Menjadi Senjata Perang Baru
Duel Sengit di Coliseum: Getafe vs Real Sociedad Berebut Angin Segar