Di sinilah kekuatan media bekerja. Acara Agustus lalu, tapi bisa melambung lagi sekarang. Bahkan mungkin akan terus dikenang, mengingat special show Pandji ini terasa bersejarah. Padahal, tiketnya dulu berbayar, lho. Sekarang dibahas gratis di mana-mana, pengaruhnya justru makin kuat.
Fenomena stand-up comedy tanah air memang sedang di puncak. Grup-grup baru bermunculan. Lewat YouTube, bahkan merambah layar lebar. Film "Agak Laen" dan "Menyala Pantiku" tiba-tiba saja jadi film terlaris. Luar biasa.
Kini, tak perlu wajah seganteng Reza Rahadian atau secantik Dian Sastro untuk jadi bintang film. Lihat saja Okky Rengga, mantan kiper PSMS Medan, bisa melakukannya. Ini benar-benar masa panen bagi komunitas stand-up di Indonesia.
Menurut saya, mereka saat ini adalah komunitas terkuat. Apalagi sering berkolaborasi dengan kelompok aktivis lain. Ke depannya, bukan mustahil komunitas seperti ini akan jadi penentu arah. Asal mereka bisa bersatu dan menyalurkan aspirasi dengan tepat untuk isu-isu strategis.
Direktur ABC Riset & Consulting
Artikel Terkait
Jenazah Perempuan Ditemukan Mengapung di Sungai Paria Barru, Diduga Korban Tenggelam Saat Cari Kerang
Kisah Prajurit Ngatijan dan Ilmu Kebal yang Selamatkan Rekan dari Tembakan Belanda di Papua
Polri dan Kemenhaj Bentuk Satgas Khusus untuk Berantas Penipuan Haji dan Umrah
Ledakan Tabung Gas di Pabrik Gizi Ngawi Lukai Satu Pekerja