"Penting bagi komunitas internasional untuk menghormati hak dan kehendak rakyat Venezuela dalam menjalankan kedaulatan mereka serta menentukan sendiri arah dan masa depan bangsa mereka,"
tambah keterangan itu, tegas.
Sebagai bentuk komitmen, pemerintah kemudian mengeluarkan tiga seruan kunci. Pertama, soal mengedepankan dialog. Semua pihak didorong untuk menahan diri dan memilih meja perundingan, bukan konfrontasi.
Kedua, patuh pada hukum internasional, termasuk Piagam PBB dan aturan humanitarian. Yang ketiga, keselamatan warga sipil harus jadi prioritas utama, tak boleh dikorbankan untuk kepentingan lain.
Sampai sekarang, pemantauan terus dilakukan. Pemerintah masih berkoordinasi untuk memastikan keamanan WNI di sana. Dampak gejolak ini terhadap stabilitas kawasan Amerika Latin secara luas juga jadi perhatian yang tak kalah penting.
Artikel Terkait
Pimpinan Ponpes di Lombok Tengah Jadi Tersangka Kasus Kekerasan Seksual
Debt Collector di Metro Diamankan, Diduga Gelapkan Mobil Debitur Rp285 Juta
Mentan Ancam Alihkan Anggaran Daerah yang Tak Serius Cetak Sawah
Komnas HAM Tegaskan Kritik Kebijakan Pemerintah Adalah Hak yang Harus Dijamin