Rusia melontarkan kecaman keras terhadap Amerika Serikat. Ini menyusul aksi militer AS di Venezuela yang berujung pada penangkapan Presiden Nicolas Maduro. Moskow tak hanya mengutuk, mereka juga mendesak Washington untuk segera membebaskan Maduro beserta istrinya.
Suara protes itu datang langsung dari Kementerian Luar Negeri Rusia, Sabtu lalu. Lewat sebuah pernyataan yang cukup panjang, mereka menyebut serangan itu sebagai "tindakan agresi bersenjata" yang sangat mengkhawatirkan.
Menurut Kemlu Rusia, alasan apa pun yang dikemukakan AS untuk membenarkan operasi itu dianggap tak bisa diterima. Mereka melihat ada permusuhan ideologis di baliknya, yang dinilai telah mengabaikan kepentingan pragmatis.
Di sisi lain, Rusia juga menyerukan dialog. Mereka mendorong Washington untuk duduk bersama dengan pemerintah sayap kiri di Caracas, alih-alih menggunakan jalan kekerasan. Rasa solidaritas dengan rakyat Venezuela pun ditegaskan.
Artikel Terkait
Grup True Crime Jadi Jebakan, 70 Remaja di 19 Provinsi Terpapar Paham Neo-Nazi
Perceraian Ridwan Kamil dan Atalia Ditetapkan, Akhiri 29 Tahun Ikatan Pernikahan
Suami-Istri Bebas Hukum Pencurian? Ini Aturan Unik dalam KUHP
Mahfud MD Soroti Kehadiran Personel TNI di Sidang Korupsi Nadiem Makarim