Di tengah situasi yang mencekam, Wakil Presiden Venezuela Delcy Rodriguez bersikukuh. Nicolas Maduro, kata dia, adalah satu-satunya presiden sah negeri itu. Pernyataan tegas ini meluncur meski kabar buruk datang: pasukan AS dikabarkan telah menangkap Maduro beserta istrinya, Cilia Flores.
“Hanya ada satu presiden di Venezuela, dan namanya adalah Nicolas Maduro Moros,” ujar Rodríguez, Sabtu lalu.
Lantas, apa maksudnya? Ternyata, sikapnya ini adalah bantahan langsung. Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump sempat menyebut Rodriguez-lah yang kini menjadi pemimpin baru Venezuela. Tapi Rodriguez malah balik menunjukkan kesetiaannya pada Maduro. Jelas sekali, dia tak mau ambil pusing dengan klaim dari Washington.
Dia tak cuma membantah. Rodriguez juga melancarkan kecaman pedas terhadap operasi militer Amerika. Dia mendesak agar Maduro dan istrinya segera dibebaskan tanpa syarat.
“Kami sudah lama memperingatkan, agresi ini akan datang dengan dalih-dalih palsu. Sekarang topengnya terbuka. Tujuannya cuma satu: menggulingkan pemerintahan kami,” tegas Rodriguez.
Artikel Terkait
Ruas Fatmawati Menyempit, Arus Lalu Lintas Berubah Hingga 2026
Kemenkominfo Blokir Grok AI, Diduga Jadi Alat Penyebar Deepfake Porno
Masjid yang Dibungkam: Ketika Khutbah Jumat Dilarang Bicara Keadilan
Kepala Sekolah Kupang: Inilah Keadilan Sosial yang Nyata