Suasana duka menyelimuti Desa Rubit, Kabupaten Sikka, NTT. Seorang siswi SMP, STN (14), ditemukan tewas dalam keadaan tak berpakaian di area kali terpencil, Senin sore lalu. Penemuan ini mengakhiri pencarian selama empat hari, sejak gadis itu dilaporkan hilang pada Jumat.
Lokasinya di Napun Koja Gelo, Dusun Woloklereng. Tempat itu jauh dari keramaian, sekitar 5 kilometer dari rumah korban. Medannya terjal, bahkan kendaraan pun tak bisa lewat. Hanya ada jalan setapak dan aliran kali.
Menurut Kasi Humas Polres Sikka, Ipda Leonardus Tunga, semua berawal dari bau tak sedap. Warga yang tengah mencari korban mencium aroma menyengat di sekitar Kali Watuwogat. Mereka kemudian menemukan sesuatu yang mengerikan.
"Saksi melihat jasad korban tertimbun di bawah tumpukan rumput dan kayu bambu yang dipalang," jelas Leonardus, Selasa.
Mereka segera memanggil keluarga. Setelah identitas dipastikan, laporan pun disampaikan ke Polsek Kewapante. Tim Inafis Polres Sikka langsung bergerak untuk olah TKP.
Evakuasi jenazah berlangsung sangat sulit. Akses yang terjal memaksa warga berjuang. Jenazah yang sudah dimasukkan ke dalam kantong mayat terpaksa dipikul menggunakan sebatang bambu. Mereka bergantian menggotongnya, langkah demi langkah, hingga akhirnya bisa mencapai mobil pikap yang menunggu di titik terdekat.
Kondisi korban, kata keluarga, benar-benar memilukan. Gadis itu ditemukan tanpa busana dan tertindih batu. Situasi ini langsung memunculkan dugaan kuat adanya tindak kekerasan keji.
Di RSUD TC Hillers Maumere, isak tangis pecah saat jenazah tiba. STN dikenal sebagai anak yang periang. Dia suka menyanyi dan gemar bermain gitar. Keceriannya itu kini telah sirna.
"Kami menganggap ini perbuatan yang sangat keji. Kami mengharapkan pihak Kepolisian Polres Sikka segera mencari pelaku, memprosesnya sesuai hukum, dan memberikan hukuman seberat-beratnya," tegas Yosep Don Bosko, yang mewakili keluarga.
Saat ini, jasad masih berada di rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi masih mendalami penyebab kematian dan memburu siapa pelakunya. Pemerintah desa dan keluarga sama-sama berharap kasus ini cepat terungkap. Polres Sikka sendiri berjanji akan mengusut tuntas dugaan pembunuhan ini.
Artikel Terkait
Marco Bezzecchi Menangi MotoGP Italia di Mugello, Aprilia Kunci Posisi 1-2
Mantan Anggota Polri Divonis Seumur Hidup Ditemukan Tewas di Sel Isolasi Lapas Palangka Raya
Prabowo Perluas Pembelajaran Bahasa Prancis di Seluruh Jenjang Pendidikan, Bakom Sebut Langkah Strategis Global
Ratusan Pelayat Padati Rumah Duka Ryamizard Ryacudu di Cikeas, Jenazah Akan Dimakamkan di TMPN Kalibata