Tanpa Sadar, Keseharian Kita Dipenuhi Kata-Kata Berakar Arab

- Sabtu, 03 Januari 2026 | 16:00 WIB
Tanpa Sadar, Keseharian Kita Dipenuhi Kata-Kata Berakar Arab
Bahasa Arab dalam Keseharian Kita

Bahasa Arab dalam Keseharian Kita

Pernah nggak sih sadar, betapa banyak kosakata Arab yang nyemplung begitu saja dalam percakapan kita sehari-hari? Menurut catatan Kamus Besar Bahasa Indonesia, ada sekitar 25 bahasa asing yang menyumbang kata-kata ke dalam bahasa Indonesia. Tapi, kontribusinya nggak semuanya sama.

Dan yang paling mendominasi? Ternyata bahasa Arab. Jauh lebih banyak dari yang kita kira.

Ini menarik, lho. Bayangkan, dari bangun tidur sampai kembali ke kasur, kata-kata serapan itu mengiringi. Mulai dari hari Ahad sampai Sabtu, dari waktu Subuh hingga Isya. Ritual keagamaan seperti salat, zakat, atau haji jelas pakai istilah Arab. Tapi ternyata, cakupannya jauh lebih luas dari itu.

Lihat saja kata-kata yang kita anggap sangat "Indonesia" ini:

abad akal akhirat akhlak asli batin daerah dewan dunia filsafat hadiah hakim halal haram hebat hikmah huruf ijazah ilmu jujur kabar kamus katulistiwa kaum kertas khusus kiamat korban kursi majalah makna masjid mungkin musim musyawarah nabi nikah pikir rakyat risalah sebab sehat sejarah selamat saat sahabat sifat waktu wakil wujud zahir

Daftarnya masih panjang sekali. Dari hal yang sangat konkret seperti kursi dan kertas, sampai konsep abstrak seperti makna dan wujud. Dari ranah hukum (hakim, mahkamah), pendidikan (ilmu, murid), hingga percakapan santai (hebat, kabar).

Jadi, tanpa kita sadari, percakapan kita sudah jadi semacam mozaik bahasa. Bahasa Arab sudah menyatu, berasimilasi, dan akhirnya merasa seperti milik sendiri. Ia nggak lagi dianggap sebagai "bahasa asing" yang kaku, tapi sudah jadi bagian dari napas bahasa Indonesia.

Nah, coba deh perhatikan lagi sekeliling. Pasti masih banyak kata serapan Arab lain yang terlewat dari daftar ini. Silakan sambung sendiri ya, kalau ingat. Hasilnya mungkin akan bikin kita semua terkaget-kaget.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar