Di sisi lain, efeknya juga dirasakan di ranah yang lebih makro. Iklim keamanan yang kondusif, menurut Iman, adalah fondasi penting. Tanpanya, pertumbuhan ekonomi dan minat investasi bisa mandek.
“Adanya dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi dan investasi inilah yang kita harapkan dengan terciptanya iklim keamanan yang lebih kondusif di Jakarta. Dengan demikian, roda perekonomian Jakarta akan terjaga dan terus berkembang,” papar Iman.
Tindak Parkir Liar hingga Pungli
Operasi ini ternyata tak cuma menangkap preman konvensional. Jangkauannya lebih luas, menyasar praktik-praktik yang selama ini mengganggu kenyamanan warga sehari-hari. Parkir liar dan pungutan liar alias pungli, misalnya, juga jadi sasaran empuk.
“Kemudian, operasi ini juga efektif menindak pelaku kejahatan dan pelanggaran seperti parkir liar dan pungutan liar (pungli) yang menyebabkan menurunnya kasus-kasus gangguan keamanan,” jelasnya.
Iman juga menegaskan komitmennya untuk bersikap tegas dan berimbang. Prinsipnya sederhana: hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu. Bahkan ketika pelakunya adalah aparat kepolisian sendiri, seperti dalam kasus pengeroyokan matel di Kalibata yang sempat viral.
“Sebagaimana kita ketahui, terhadap anggota kami sekalipun, penegakan hukum tetap dilakukan secara tegas melalui proses pidana,” lanjutnya.
Pernyataan itu sekaligus menjadi penutup dari paparannya, meninggalkan pesan tentang konsistensi penegakan hukum di ibu kota.
Artikel Terkait
Kisah Kelahiran Langka Rudini: Dari Anak Gajah Malang Menuju Puncak Karier Militer
Noussair Mazraoui Buka Suara: Pensiun dari Sepak Bola untuk Fokus Jadi Imam dan Hafiz Quran
Gattuso, Buffon, dan Gravina Mundur Usai Italia Gagal ke Piala Dunia 2026
BPPTKG: Aktivitas Vulkanik Merapi Masih Tinggi, Status Siaga Dipertahankan