Bocah 7 Tahun Ditemukan Sendirian di JPO Gatot Subroto, Kini Kembali ke Pelukan Orang Tua

- Senin, 26 Januari 2026 | 20:00 WIB
Bocah 7 Tahun Ditemukan Sendirian di JPO Gatot Subroto, Kini Kembali ke Pelukan Orang Tua

Seorang bocah lelaki ditemukan sendirian di jembatan penyeberangan orang (JPO) Gatot Subroto, Jakarta Selatan. Usianya baru tujuh tahun. Yang mengharukan, anak ini akhirnya sudah kembali dalam pelukan orang tuanya.

Ceritanya berawal dari kewaspadaan seorang Babinsa Koramil Mampang. Ia melihat anak itu sendirian, tampak kebingungan, di atas JPO yang ramai itu. Menyadari ada yang tidak beres, sang Babinsa pun membawanya ke Polsek Mampang Prapatan untuk mendapatkan pertolongan.

Kapolsek Mampang Prapatan, Kompol Wahid Key, membenarkan kejadian itu. Peristiwa ini terjadi pada Senin (25/1/2026).

"Polsek Mampang menerima penyerahan anak laki-laki berusia sekitar 7 tahun dari Babinsa Koramil Mampang. Babinsa menemukan anak berkebutuhan khusus sendirian di JPO Gatsu dan membawanya ke Polsek Mampang," jelas Wahid.

Begitu tiba di kantor polisi, situasinya langsung bergerak cepat. Anggota polisi berusaha menghibur si kecil sambil bersiap menyebar informasi. Mereka juga tak lupa mengontak Dinas Sosial Jaksel, untuk jaga-jaga kalau keluarga si bocah tak kunjung ditemukan dalam sehari.

Wahid kemudian memerintahkan agar kabar penemuan anak ini disebarluaskan. "Saya minta info ini disebar ke semua Bhabinkamtibmas, diteruskan ke jaringan masyarakat mana pun," ujarnya. Pencarian dilakukan secara paralel; sementara satu tim menyisir data, tim lain langsung turun ke lapangan menelusuri keberadaan orang tua sang anak.

"Anggota Polsek Mampang menyebar informasi, mencari tahu dan mengajak warga masyarakat sama-sama menginformasikan berita tentang anak tersebut lengkap dengan ciri-cirinya," tambah Kapolsek.

Upaya itu tak sia-sia. Kurang dari satu jam, sudah ada titik terang. Ternyata, ada warga Kelurahan Tegal Parang yang melaporkan kehilangan anak dengan ciri-ciri persis. Polisi pun berkoordinasi ketat dengan Bhabinkamtibmas, pengurus RT/RW, dan pihak yang mengaku sebagai orang tua si bocah.

Setelah proses verifikasi, termasuk pemeriksaan dokumen yang sah, akhirnya bisa dipastikan. Mereka adalah orang tua kandung anak itu. Polsek Mampang pun menyerahkan kembali sang bocah, tak lupa memberikan pesan agar lebih berhati-hati menjaga anak mereka ke depannya.

Wahid mengaku lega. "Alhamdulilah, anak berkebutuhan khusus tersebut bertemu kembali dengan kedua orang tuanya," tuturnya.

Rasa syukur juga diungkapkan oleh sang ayah, seorang warga Tegal Parang berinisial I (29). Ia mengucapkan terima kasih tulus kepada Polsek Mampang dan tiga pilar Kecamatan Mampang. Berkat bantuan mereka, ia dan istrinya bisa bertemu kembali dengan buah hati mereka yang hilang.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar