Yogyakarta, TVRINews
Upaya untuk memperkuat pendidikan politik masyarakat di Yogyakarta kini mendapat terobosan baru. Bawaslu DIY resmi menjalin kerja sama dengan TVRI Yogyakarta. Kolaborasi ini bukan sekadar formalitas, melainkan langkah strategis untuk menjaga bahkan meningkatkan kualitas partisipasi warga dalam proses demokrasi.
Memang, catatan DIY selama ini cukup bagus. Tingkat pelanggaran pemilu terbilang rendah, sementara partisipasi pemilihnya konsisten tinggi. Prestasi ini pun mendapat apresiasi dari Bawaslu RI. Namun begitu, menurut Ketua Bawaslu DIY Muhammad Najib, tantangan ke depan justru lebih kompleks.
Bukan cuma soal mempertahankan angka partisipasi. Yang lebih penting adalah memperdalam kualitasnya. Masyarakat perlu paham betul proses demokrasi secara utuh. Mulai dari kemampuan memilah informasi yang benar, menolak tegas politik uang, sampai aktif terlibat dalam pengawasan.
“Pemilu 2024 kemarin, kalau kita evaluasi, di DIY ini relatif baik. Dalam konteks pengawasan, kami merasa bisa menjalankan tugas dengan baik,” ujar Najib, Selasa (14/4/2024).
Artikel Terkait
Tangsel Digital Academy Bekali Siswa dengan Kemampuan Dasar Pengembangan Website
BPA Kejagung Serahkan Aset Rampasan Korupsi ke Jampidsus untuk Mess Pegawai
Proses Hukum Terhenti, Tersangka Kasus Pornografi Meninggal Sebelum Diperiksa
Kemendagri Dorong Tabalong Tingkatkan Kualitas Inovasi Berbasis Data dan Kolaborasi