Pemerintah memulai langkah konkret mewujudkan Sekolah Nasional Terintegrasi, sebuah konsep pendidikan unggulan nonasrama yang salah satunya akan dibangun di Ibu Kota Nusantara (IKN). Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengungkapkan bahwa sekolah ini dirancang untuk memberikan layanan pendidikan berkualitas dengan standar yang terintegrasi dalam satu kawasan.
Dalam keterangan resminya, Abdul Mu'ti menyampaikan bahwa pemerintah menargetkan pembangunan 100 Sekolah Nasional Terintegrasi. “Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah merencanakan akan membangun 100 Sekolah Nasional Terintegrasi,” ujarnya.
Saat ini, sebanyak 36 usulan sekolah telah terseleksi dan akan memulai proses pembangunan pada tahun 2026. Pada tahap awal, lima sekolah akan dibuka dengan memanfaatkan gedung Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kemendikdasmen yang tersebar di berbagai daerah.
Sementara itu, satu sekolah khusus akan dibangun di IKN, dan sembilan sekolah lainnya akan dibangun baru di daerah-daerah yang telah ditetapkan. Sekolah terintegrasi ini menyatukan jenjang pendidikan SD, SMP, dan SMA/SMK dalam satu kawasan terpadu, sehingga memudahkan akses dan kesinambungan proses belajar siswa.
Artikel Terkait
Trump Rayakan Ultah ke-80 di Gedung Putih dengan Gelaran UFC Mewah Berbiaya 60 Juta Dolar
Kementerian PU Alokasikan Rp1,65 Triliun untuk Program Infrastruktur Berbasis Masyarakat pada 2027
Kemnaker Buka Pendaftaran Program Pemagangan Jepang dan Pelatihan Kaigo 2026 Lewat Platform Skillhub
KSP Dudung Terima Masukan Mahasiswa UB soal Ketahanan Pangan hingga Evaluasi Program MBG