Gattuso Mundur dari Kursi Pelatih Italia Usai Gagal ke Piala Dunia 2026

- Sabtu, 04 April 2026 | 06:15 WIB
Gattuso Mundur dari Kursi Pelatih Italia Usai Gagal ke Piala Dunia 2026

Gennaro Gattuso sudah tidak lagi menjadi pelatih tim nasional Italia. Ia memutuskan mundur, sebuah langkah yang tak terhindarkan setelah Italia gagal lagi untuk ketiga kalinya melaju ke putaran final Piala Dunia. Kali ini, harapan itu dipatahkan Bosnia dan Herzegovina lewat drama adu penalti di babak play-off kualifikasi zona Eropa. Target utama Gattuso sejak ditunjuk pada Juni 2025 pun akhirnya buyar.

Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) mengonfirmasi berita ini melalui situs resminya. Disebutkan bahwa Gattuso dan federasi telah mencapai kesepakatan bersama untuk mengakhiri kerja sama lebih cepat dari rencana.

Dalam pernyataannya yang dikutip Antara, Sabtu (4 April 2026), Gattuso terlihat berat melepas jabatan itu.

"Dengan berat hati, karena gagal mencapai tujuan yang telah kami tetapkan, saya menganggap masa jabatan saya sebagai pelatih tim nasional telah berakhir. Jersei Azzurri adalah aset paling berharga dalam sepak bola. Oleh karena itu sudah tepat untuk mempermudah evaluasi teknis di masa depan sejak awal,"

Ia pun merasa terhormat bisa memimpin skuad kebanggaan itu.

"Terima kasih terbesar saya tujukan kepada para penggemar, kepada semua warga Italia yang tidak pernah gagal menunjukkan cinta dan dukungan mereka kepada tim nasional selama beberapa bulan ini. Selalu dengan Azzurri di hati saya,"

Keputusan Gattuso ini seolah mengikuti jejak dua petinggi FIGC lainnya. Sebelumnya, Presiden FIGC Gabriele Gravina dan kepala delegasi legendaris Gianluigi Buffon juga sudah lebih dulu mengundurkan diri dengan alasan serupa: kegagalan di kualifikasi Piala Dunia 2026.

Namun begitu, Gravina tetap memberikan apresiasi untuk Gattuso. Menurutnya, pelatih berkarakter itu sempat berhasil membangkitkan sesuatu.

"Berhasil membangkitkan kembali antusiasme terhadap tim nasional hanya dalam beberapa bulan. Dia telah menanamkan rasa bangga yang besar pada para pemain dan seluruh negeri terhadap seragam biru tim nasional,"

Fakta yang pahit harus diakui: Italia akan absen lagi di pesta sepak bola terbesar dunia. Setelah gagal ke Rusia 2018 dan Qatar 2022, kini giliran Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko 2026 yang harus mereka lewatkan dari depan layar kaca. Situasi yang jelas-jelas merupakan tamparan keras bagi negara dengan empat gelar juara dunia itu.

Kini, dengan lengsernya Gattuso, Gravina, dan Buffon, FIGC seperti memasuki babak baru yang penuh ketidakpastian. Siapa yang akan mengambil alih kemudi tim yang sedang terpuruk ini? Pertanyaan itu masih menggantung, menunggu jawaban yang belum jelas wujudnya.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar