2026 Tiba, Masa Depan Asta Cita Dipertanyakan
Oleh: Defiyan Cori
Ekonom Konstitusi
2025 sudah lewat. Kini kita menyongsong 2026. Dalam hidup seseorang, perjalanan setahun selalu penuh kejadian. Ada suka, ada duka. Prestasi membanggakan kerap beriringan dengan kegagalan yang terasa pahit. Tapi bukankah pengalaman itu guru terbaik? Bahkan keledai sekalipun, konon, takkan jatuh ke lubang yang sama dua kali. Nah, dari situlah pentingnya evaluasi. Dengan merenung, agenda ke depan bisa kita susun lebih masuk akal, fokus, dan efisien.
Lalu, bagaimana dengan bangsa kita? Pertanyaan serupa mengemuka dalam konteks kepemimpinan nasional Presiden Prabowo Subianto. Setahun berlalu, capaian apa yang sudah diraih? Mana yang masih tertinggal? Posisi Indonesia di panggung global sekarang ini seperti apa? Dan yang tak kalah genting: bagaimana cara kita menghadapi tantangan ke depan?
Artikel Terkait
Minat Generasi Muda dan Dukungan Kebijakan Dorong Tren Hunian Hijau di Perkotaan
Ahli IPB: Limbah Cair Sawit Bisa Kurangi Ketergantungan Impor Pupuk
Prabowo Mundur dari Ketua Umum IPSI, Fokus pada Tugas Kebangsaan
Prabowo Dorong Pencak Silat Menuju Olimpiade, Tekankan Pentingnya Jaga Kemurnian