"Lima belas orang terluka," ujarnya, seperti dilansir kantor berita AFP pada Senin (29/12).
Rute perjalanan kereta ini cukup panjang, membentang dari Teluk Meksiko hingga ke Samudra Pasifik. Fungsinya ganda: mengangkut penumpang sekaligus barang.
Jalur ini sendiri sebenarnya baru diresmikan tahun lalu, tepatnya 2023. Dulu, proyek infrastruktur besar ini digadang-gadang sebagai salah satu andalan pemerintahan presiden saat itu, Andres Manuel Lopez Obrador. Tujuannya jelas: mendongkrak pembangunan di wilayah tenggara Meksiko yang kerap tertinggal. Nah, kini insiden ini tentu menyisakan tanda tanya.
Artikel Terkait
Oknum TNI-Polri Diamankan Usai Keroyok Brutal di Kafe Rantepao
Dua Korban Luka Serius Usai Dikeroyok Diduga Oknum TNI-Polri di Kafe Toraja
PSM Makassar Siapkan 5.193 Tiket Online untuk Duel Sengit Kontra Persis Solo
Perajin Tegal Pangkas Ukuran Tahu Imbas Harga Kedelai Impor Melonjak