STC, yang didukung oleh Uni Emirat Arab, memang sedang berada di puncak pengaruhnya. Mereka mengklaim telah menguasai wilayah selatan Yaman sejak awal Desember lalu, bahkan berhasil menumbangkan pemerintahan yang dibantu Saudi di markas mereka di Aden. Klaim ini tentu saja memperumit peta kekuasaan di sana.
Melihat perkembangan yang carut-marut ini, Kemlu mendorong semua pihak untuk bekerja sama meredakan ketegangan. Tidak ada jalan lain selain kembali ke meja perundingan.
Pernyataan Kemlu ditutup dengan penegasan pentingnya jalan damai.
Artikel Terkait
Kepatuhan LHKPN Capai 87,83%, Legislatif Tertinggal Jauh di 55,14%
Siswi 15 Tahun di Makassar Jadi Korban Pemerkosaan oleh Pria Dewasa yang Dikenal sebagai Kekasih
Kejagung Tetapkan Samin Tan Tersangka, Pengamat Desak Penelusuran ke Oknum Aparat
Amran Sulaiman Ungkap Doa di Istiqlal dan Proyek Masjid 20 Ribu Jemaah di Makassar