LAMPUNG GEH – Menjelang libur Natal dan tahun baru, stasiun-stasiun di wilayah Lampung terlihat lebih ramai dari biasanya. Ternyata, ini bukan sekadar kesan semata. PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional IV Tanjung Karang baru saja merilis data yang menunjukkan tren positif: volume penumpang kereta api pada 18–26 Desember 2025 mengalami kenaikan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Angkanya cukup jelas. Periode yang sama di 2024, penumpang tercatat 33.344 orang. Tahun ini, melonjak jadi 38.328 penumpang. Artinya, ada tambahan hampir 5.000 orang yang memilih naik kereta.
Lalu, kereta apa saja yang paling diserbu? Ternyata, peningkatannya banyak disumbang oleh layanan di wilayah Divre IV sendiri. KA Rajabasa, yang melayani rute Tanjung Karang–Kertapati dengan satu kali perjalanan pulang pergi, ramai penumpang. Begitu pula dengan KA Kualastabas (Tanjung Karang–Baturaja) yang beroperasi dua kali pulang pergi. Dua kereta ini jadi andalan.
Menariknya, pergerakan penumpang selama sembilan hari itu stabil. Puncak keramaian terjadi pada 21 Desember 2025, dengan jumlah penumpang menyentuh 4.481 orang. Jumlah ini, tentu saja, lebih tinggi dibandingkan hari puncak di tahun sebelumnya.
Menanggapi hal ini, Kepala PT KAI Divre IV Tanjung Karang, Mohamad Ramdany, menyambut baik data tersebut. Baginya, ini adalah indikator kepercayaan publik yang tumbuh.
“Peningkatan volume penumpang pada periode 18 hingga 26 Desember 2025 menunjukkan masyarakat semakin memilih kereta api sebagai sarana transportasi utama, terutama menjelang libur akhir tahun,” ujar Ramdany.
“KA Rajabasa dan KA Kualastabas menjadi tulang punggung mobilitas masyarakat karena tarif yang terjangkau, kenyamanan, serta ketepatan waktu,” tambahnya.
Dia juga menegaskan bahwa pihaknya tak akan berpuas diri. Komitmen untuk menjaga keselamatan dan kualitas layanan akan terus ditingkatkan seiring bertambahnya jumlah penumpang. Evaluasi menyeluruh, dari layanan hingga kesiapan sarana-prasarana dan SDM, terus digenjot. Tujuannya satu: perjalanan yang aman dan lancar.
“Kami juga mengimbau pelanggan untuk datang lebih awal ke stasiun dan mematuhi seluruh ketentuan perjalanan,” pesannya.
Di sisi lain, kehadiran KA Rajabasa dan Kualastabas ini punya dampak yang lebih luas. Selain memudahkan mobilitas warga, operasi kedua kereta itu turut mengurai kepadatan di jalan raya. Sekaligus, mendorong penggunaan transportasi yang lebih hijau dan ramah lingkungan.
Kedepannya, PT KAI Divre IV Tanjung Karang berjanji akan terus berbenah. Peningkatan kualitas layanan menjadi fokus utama, demi memenuhi kebutuhan transportasi publik yang tidak hanya massal, tetapi juga berkelanjutan.
Artikel Terkait
Warga Didorong Verifikasi Data DTSEN untuk Pastikan Akurasi Bansos
BMKG Imbau Warga Sulsel Waspada Hujan dan Angin Kencang Seharian
Pengamat Soroti Reformasi Kultural sebagai Inti Perubahan di Tubuh Polri
KPK Dalami Aliran Dana Kasus Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid