MURIANETWORK.COM - Masyarakat di Sulawesi Selatan perlu bersiap menghadapi kondisi cuaca yang berpotensi mengganggu aktivitas sepanjang Kamis, 12 Februari 2026. Berdasarkan analisis terkini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), wilayah ini berpeluang diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang, disertai angin kencang di beberapa titik. Prakiraan ini menjadi peringatan dini bagi warga untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama terkait risiko banjir di sejumlah daerah.
Rincian Prakiraan Cuaca per Waktu
Kondisi cuaca hari ini diperkirakan akan bervariasi dari pagi hingga dini hari. Pagi ini, langit didominasi awan dengan kemungkinan hujan ringan yang terbatas di wilayah Bone, Bulukumba, dan Kepulauan Selayar.
Memasuki siang dan sore hari, cakupan hujan diperkirakan meluas. Hujan ringan berpotensi mengguyur hampir seluruh penjuru Sulsel. Sementara itu, hujan dengan intensitas sedang diprakirakan terjadi di beberapa kabupaten, termasuk Luwu Timur, Luwu Utara, Toraja Utara, Bone, Sinjai, Bulukumba, Pangkep, Maros, Makassar, dan Gowa. Hanya wilayah seperti Sidrap dan Wajo yang cenderung bertahan dengan kondisi berawan.
Pada malam hari, pola hujan kembali mengalami pergeseran. Hujan ringan diprediksi terjadi di Luwu Utara, Luwu, Palopo, Pinrang, Parepare, Barru, Pangkep, dan Takalar. Sementara itu, hujan sedang masih berpotensi turun di Luwu Timur, Maros, Makassar, dan Gowa. Menjelang dini hari, hujan ringan diperkirakan akan meluas lagi, menjangkau hampir seluruh wilayah termasuk Kepulauan Selayar.
Kondisi Suhu, Angin, dan Imbauan Penting
Selain curah hujan, BMKG juga merilis sejumlah parameter cuaca lain yang patut diperhatikan. Suhu udara hari ini berkisar antara 19 hingga 33 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan yang cukup tinggi, yaitu 70 hingga 100 persen. Angin bertiup dari arah Barat hingga Utara dengan kecepatan yang bervariasi antara 10 hingga 42 kilometer per jam.
Menyikapi data tersebut, BMKG mengeluarkan imbauan khusus untuk meningkatkan kewaspadaan. Masyarakat di wilayah barat dan selatan Sulawesi Selatan diharap waspada terhadap potensi angin kencang yang dapat mengganggu. Selain itu, terdapat peringatan mengenai potensi genangan atau banjir di beberapa daerah, seperti Barru, Gowa, Makassar, Maros, Takalar, dan Pangkep.
“Masyarakat diimbau untuk mewaspadai angin kencang di wilayah barat dan selatan Sulawesi Selatan serta potensi banjir di Barru, Gowa, Makassar, Maros, Takalar, dan Pangkep,” jelasnya dalam rilis resmi.
Kiat Menghadapi Cuaca Ekstrem
Menyiapkan diri merupakan langkah bijak untuk meminimalisir dampak cuaca yang tidak menentu. Warga disarankan untuk selalu membawa payung atau jas hujan saat beraktivitas di luar ruangan. Bagi pengendara, diperlukan kehati-hatian ekstra, terutama saat melintas di daerah yang berpotensi terdampak angin kencang atau genangan air.
Lebih jauh, penting untuk mengenali lingkungan sekitar. Menghindari area yang dikenal rawan banjir atau longsor adalah tindakan pencegahan utama. Memantau perkembangan informasi cuaca dari sumber yang terpercaya juga dapat membantu dalam mengambil keputusan yang tepat untuk keselamatan diri dan keluarga.
Artikel Terkait
Warga Didorong Verifikasi Data DTSEN untuk Pastikan Akurasi Bansos
Pengamat Soroti Reformasi Kultural sebagai Inti Perubahan di Tubuh Polri
KPK Dalami Aliran Dana Kasus Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid
Istri Tersangka Korupsi Bupati Bekasi Diperiksa KPK