Belatung di Piring, Rakyat Disuruh Bersyukur?

- Rabu, 24 Desember 2025 | 11:20 WIB
Belatung di Piring, Rakyat Disuruh Bersyukur?

Di sisi lain, saya paham betul pola pikir akademisi yang dulu idealis, lalu masuk ke dalam sistem. Sikapnya sering berubah. Besok-besok kalau posisi Anda sudah tidak di dalam lagi, bisa jadi Anda justru yang paling vokal mengkritik MBG. Pendapat itu seolah cuma tergantung siapa bosnya sekarang. Jujur saja, begitu kan?

Daripada sibuk menyalahkan anak-anak, lebih baik fokus kerja. Pastikan tidak ada belatung di makanan mereka! Saya jualan buku saja, kalau ada cacat sedikit, pembeli komplain dan uangnya saya kembalikan. Tanggung jawab itu berat. Masa anak-anak disuruh makan belatung, lalu yang disoroti justru rasa syukur mereka?

Intinya sih sederhana:

Pejabat kok hobi nyalahkan rakyat.
Pejabat kok hobi nyinyirin rakyat.
Pejabat kok defensif mulu, denial terus.

(TERE LIYE)

Editor: Novita Rachma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar