Trump Bersedia Tunda Pembukaan Selat Hormuz, Fokus Hancurkan Kemampuan Militer Iran

- Selasa, 31 Maret 2026 | 14:25 WIB
Trump Bersedia Tunda Pembukaan Selat Hormuz, Fokus Hancurkan Kemampuan Militer Iran

Laporan terbaru dari Wall Street Journal mengungkapkan sikap Presiden Donald Trump terkait konflik dengan Iran. Menurut sejumlah pejabat di lingkaran dalamnya, Trump ternyata bersedia menghentikan operasi militer, meskipun Selat Hormuz belum sepenuhnya terbuka. Jalur strategis itu bisa dibuka nanti saja.

Intinya, Trump dan timnya merasa upaya membuka selat itu bakal makan waktu terlalu lama. Operasinya rumit, bisa memperpanjang perang melebihi batas waktu 4-6 minggu yang dia tetapkan sebelumnya. Itu sih yang beredar di kalangan sumber-sumber pemerintah, seperti dilansir The Times of Israel, Selasa kemarin.

Ada faktor lain juga. Washington menilai kepemimpinan Iran sedang kacau balau pasca pembunuhan sejumlah pemimpinnya. Hal ini, tentu saja, membuat proses pengambilan keputusan dan perundingan jadi jauh lebih sulit.

Jadi, apa rencananya sekarang?

Strategi Trump, berdasarkan laporan WSJ, lebih fokus pada penghancuran kemampuan militer Iran dulu. Sasaran utamanya adalah rudal-rudal dan angkatan laut mereka. Baru setelah itu, AS akan mencoba menekan Teheran lewat jalur diplomasi agar mau membuka kembali Selat Hormuz.

Editor: Novita Rachma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar