Dewan Pakar BGN punya seorang anggota, Ikeu Tanziha. Gelarnya profesor, doktor, dan sederet titel lainnya, lulusan IPB.
Belakangan, ada pernyataannya yang bikin banyak orang mengernyit. Soal menu MBG yang dikritik karena ada belatung, dia berkomentar di media sosial.
Wah, Bu Ikeu. Coba saya catat baik-baik. Karena Anda jelas bagian dari proyek MBG ini, dapat gaji dan fasilitas, izinkan saya beri sedikit perspektif.
Pertama, negara kita kan demokrasi. Siapa pun berhak bersuara, termasuk anak-anak. Mereka cuma menyampaikan keluhan, kok malah dibilang tidak bersyukur? Rasanya kok berlebihan sekali. Hak mereka untuk memposting atau tidak, itu sepenuhnya urusan mereka. Jangan langsung menghakimi.
Lalu, soal duit. Ini yang lucu. Proyek MBG kan pakai anggaran negara, uang rakyat dari pajak. Anak-anak dikasih makan pakai uang mereka sendiri (lewat pajak orang tuanya), kok malah disuruh bersyukur? Kalau Anda kasih makan pakai uang pribadi, baru wajar minta syukur. Ini kan uang negara triliunan rupiah bukan uang pribadi pejabat.
Artikel Terkait
Mahfud MD Sebut Penyiraman Aktivis Andrie Yunus sebagai Operasi Intelijen
Republik Ceko Lolos ke Piala Dunia Usai Kalahkan Denmark Lewat Adu Penalti
Pemerintah Terapkan WFH Sehari Seminggu bagi ASN, Berlaku Setiap Jumat
Indonesia Kuasai 60% Pasar Sawit Global, tapi Harga Masih Ditentukan Luar Negeri