Polisi Tangkap Pelaku Penipuan Investasi Sarang Walet Rugikan Korban Rp 78 Miliar

- Rabu, 01 April 2026 | 10:25 WIB
Polisi Tangkap Pelaku Penipuan Investasi Sarang Walet Rugikan Korban Rp 78 Miliar

Seorang pria berusia 36 tahun, berinisial JS, akhirnya dicokok polisi. Kasusnya? Penipuan investasi sarang burung walet yang skalanya bikin geleng-geleng: kerugian korban mencapai Rp 78 miliar. Polda Jawa Tengah yang menangani kasus ini.

Menurut keterangan dari Direktur Reskrimsus Polda Jateng, Kombes Djoko Julianto, aksi JS ini berlangsung cukup lama. Dari April 2022 sampai Juli 2025, dia menjalankan modusnya.

"Modus yang bersangkutan memberikan iming-iming keuntungan dua tiga kali lipat dari modal awal," jelas Djoko.

Jebakannya dimulai dengan pendekatan pada seorang komisaris perusahaan. JS menawarkan bisnis jual-beli sarang walet yang katanya punya pasar ekspor ke China. Untuk membangun kepercayaan, dia tak segan mengirimkan foto-foto lokasi yang terlihat meyakinkan.

"Dia memberikan iming-iming kemudian informasi kepada korban seakan-akan dia adalah pelaku yang bisa mengekspor ke China. Jadi ini yang selalu disampaikan pelaku kepada pelapor sehingga dia merasa tergiur, tertarik untuk melakukan investasi yang disampaikan oleh pelaku," ujar Djoko lagi.

Korban pun tergoda. Uang mulai mengalir ke rekening-rekening fiktif yang disiapkan JS. Dan aliran itu terus berlanjut, karena tersangka selalu punya cerita baru: ada lokasi sarang walet baru yang potensial, perlu pengembangan, dan seterusnya. Janji demi janji mengikat korban lebih dalam.

Tapi, tentu saja, keuntungan fantastis yang dijanjikan itu cuma ilusi. Tak pernah nyata. Setelah menunggu cukup lama dan merasa ada yang tidak beres, korban akhirnya mengambil langkah untuk melaporkannya ke pihak berwajib.

Hasil penyelidikan polisi kemudian membongkar kemana uang rakyat itu mengalir. Ternyata, sebagian besar dipakai JS untuk hidup mewah, terutama membeli mobil. Polisi menemukan setidaknya sembilan unit mobil yang dibeli dari hasil penipuan itu.

Di antaranya, ada Mercedez Benz GLE 450 warna putih dengan plat S-333-A, dan juga Toyota Alphard putih bernopol H-1158-FV. Barang-barang mewah itu kini jadi barang bukti yang bisu menceritakan betapa besar uang yang telah dikuras dari korbannya.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar